Administrator KASA Yoon Youngbin terlihat sedang berpidato pada tanggal 21 Mei 2025 di kantor pusat KASA, Kota Sacheon, Provinsi Gyeongsangnam. (KASA)
Penulis: Charles Audouin
KASA (Badan Penerbangan dan Antariksa Korea) yang bertanggung jawab atas kebijakan antariksa dan pengembangan teknologi inti Korea memperingati hari jadinya yang pertama pada tanggal 27 Mei 2025.
KASA yang iluncurkan pada Mei tahun 2024 di Sacheon, Provinsi Gyeongsangnam dikenal sebagai "NASA-nya Korea." Dalam tahun pertamanya, KASA membangun fondasi organisasi dan sistem kerja untuk memimpin proyek-proyek antariksa utama.
Dalam konferensi pers yang digelar pada tanggal 21 Mei 2025 di kantor pusatnya di Sacheon, Provinsi Gyeongsangnam, administrator KASA Yoon Youngbin mengatakan, "Pembukaan KASA merupakan awal dari perjalanan besar Korea untuk melangkah maju sebagai kekuatan antariksa."
Dalam tahun pertamanya, KASA memperluas organisasi dan anggarannya secara signifikan dari 110 anggota saat diluncurkan menjadi 281 orang. Anggaran tahun ini mencapai 964,9 miliar won atau naik 27% dibandingkan tahun pembentukannya.
KASA juga telah mereorganisasi proyek-proyek yang sebelumnya dijalankan oleh lembaga afiliasi seperti Korea Aerospace Research Institute dan Korea Astronomy and Space Science Institute. Hal tersebut untuk memulai pengembangan teknologi inti bagi tugas-tugas strategis nasional, termasuk kendaraan peluncur generasi berikutnya, Sistem Pemosisian Korea (KPS), dan eksplorasi bulan.
Foto di atas diambil oleh teleskop antariksa SPHEREx yang dikembangkan bersama oleh KASA dan NASA. Foto tersebut dirilis pada tanggal 2 April 2025. (NASA dan California Institute of Technology)
KASA memperluas kerja sama internasional. Pada awal tahun ini KASA menyelenggarakan dialog keempat mengenai pemanfaatan sipil antariksa bersama Amerika Serikat dan menandatangani perjanjian bisnis dengan Jerman, Italia, dan Uzbekistan. Forum kerja sama dengan Arab Saudi dan Republik Ceko juga digelar untuk mendukung perusahaan-perusahaan Korea agar dapat merambah pasar global.
Administrator Yoon mengungkapkan, "Kami akan membangun struktur yang saling menguntungkan agar Korea dapat belajar dari negara-negara maju melalui kerja sama, sekaligus mengekspor teknologinya ke negara-negara berkembang."
Ia menambahkan, "Dalam proses ini, kami akan mendukung secara aktif perusahaan-perusahaan swasta untuk maju bersama ke panggung global."
KASA juga mencatat keberhasilan dalam hubungan kerja sama dengan NASA. Kedua belah pihak meluncurkan korongraf matahari Codex dan teleskop luar angkasa SPHEREx, serta berencana meluncurkan CuteSat (satelit kecil untuk mengukur radiasi kosmik) pada tahun 2026.
Roket peluncur buatan Korea, Nuri (KSLV-Ⅱ) diluncurkan pada tanggal 25 Mei dari Pusat Luar Angkasa Naro di Goheung-gun, Provinsi Jeollanam. (KARI)
Ke depannya, KASA akan terus mendorong strategi misi seperti pengembangan satelit orbit ultra-rendah dan resolusi ultra-tinggi, observatorium antariksa heliosferik di titik L4, serta wahana pendarat bulan buatan Korea.
Pengembangan Sistem Pemosisian Korea (KPS) yang menyediakan data lokasi ultra-presisi di wilayah Semenanjung Korea ditargetkan rampung hingga tahun 2035.
KASA juga tengah mempercepat pengembangan kendaraan peluncur yang dapat digunakan kembali dengan tujuan memangkas biaya peluncuran menjadi 2.500 dolar per kilogram hingga tahun 2035.
Kontrak untuk alih teknologi kendaraan peluncur Nuri yang dikembangkan di Korea dijadwalkan akan ditandatangani tahun ini.
Administrator Yoon menjelaskan, "Setelah alih teknologi kepada Hanwha Aerospace dan peluncuran keenam selesai, Hanwha akan mampu secara mandiri melakukan operasi peluncuran dan transportasi antariksa mulai tahun 2028."
Sementara itu, KASA telah menetapkan tanggal 27 Mei, hari berdirinya badan tersebut, sebagai Hari Antariksa dan akan menyelenggarakan Pekan Antariksa secara nasional hingga 1 Juni 2025.
Rangkaian acara ini mencakup akses gratis ke museum sains, pengoperasian observatorium astronomi, serta kegiatan seperti kamp luar angkasa dan konser untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk merasakan budaya antariksa.
caudouin@korea.kr