Penulis: Wartawan Kehormatan Maulia Resta Mardaningtias dari Indonesia
Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea secara resmi meluncurkan kompetisi budaya Korea berskala global Talk Talk Korea 2026 pada hari Senin (27/07/2026). Pendaftaran karya akan dibuka hingga tanggal 28 September 2026.
Dengan mengangkat tema "Momen K-Culture Pertamaku," Talk Talk Korea 2026 membuka pendaftaran untuk empat kategori, yakni kategori Video, Photo Book, Drawing & Illustration, serta Writing.
Poster resmi kompetisi Talk Talk Korea 2026. (Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea)
Untuk menyambut dimulainya Talk Talk Korea 2026, penulis mewawancarai Marylee Loya, ilustrator asal Meksiko yang menjadi salah satu pemenang Talk Talk Korea 2025 dalam kategori Art & Craft.
Marylee kembali menarik perhatian publik karena sebelumnya ia juga meraih sorotan lewat karya webtunnya dan berhasil menjadi juara Talk Talk Korea pada tahun 2023.
Dalam percakapan yang berlangsung pada hari Kamis (23/07/2026) melalui KakaoTalk, Marylee berbagi cerita, motivasi, serta inspirasi di balik karya "Poem: The Kimchi Heart" yang mengantarkannya meraih kemenangan kedua.
Potret Marylee Loya, pemenang kontes global Talk Talk Korea 2025 asal Meksiko untuk kategori Art & Craft yang menerima penghargaan langsung di K-wave Festival 2025. (Marylee Loya)
P: Silahkan perkenalkan diri Anda.
Marylee: Saya Marylee. Saya seorang ilustrator lepas yang mencintai halyu dan berdedikasi untuk menggambar tentang kehidupan saya sebagai seorang penggemar, keyakinan saya, serta hal-hal lainnya. Pada tahun 2025 saya berhasil memenangkan Talk Talk Korea dalam kategori Art & Craft.
P: Bagaimana cerita pertama kali Anda mengetahui kontes Talk Talk Korea 2025?
Marylee: Partisipasi pertama saya berlangsung pada tahun 2020. Saya ingat mengetahui tentang Talk Talk Korea melalui salah satu media sosial ketika banyak orang membicarakan kesempatan untuk ikut serta dan berpeluang memenangkan perjalanan ke Korea. Saat itu saya sangat bersemangat, karena tahun tersebut juga menjadi momen pertama saya jatuh cinta pada Korea.
P: Bagaimana cerita inspirasi di balik karya "Poem: The Kimchi Heart" yang mengantarkan Anda menjadi salah satu pemenang Talk Talk Korea 2025 dalam kategori Art & Craft?
Marylee: Kimci adalah salah satu makanan Korea favorit saya. Saya sadar bahwa kimci bukan sekadar makanan, melainkan punya makna historis dan emosional bagi masyarakat Korea. Saya ingin menyampaikan hal itu dengan cara puitis, melalui ilustrasi bergaya lukisan tradisional, tetapi dibuat secara digital.
Potret sebagian karya Marylee berjudul "Poem: The Kimchi Heart," karya yang mengantarkan Marylee ke panggung juara Talk Talk Korea 2025. (Marylee Loya)
P: Apa tantangan terbesar saat membuat karya tersebut?
Marylee: Beberapa hari sebelum tenggat waktu pendaftaran, salah satu kucing saya meninggal. Saya sangat sedih sehingga hampir tidak sanggup menyelesaikan karya saya. Namun, akhirnya saya menemukan keberanian untuk melanjutkannya.
P: Bagaimana biasanya Anda menemukan inspirasi dalam berkarya?
Marylee: Saya banyak mencari referensi di Pinterest dan Instagram. Seni adalah perpaduan dari gaya orang lain, ditambah persepsi, nilai, dan pengalaman pribadi.
P: Apakah kontes ini mengubah cara pandang Anda terhadap budaya Korea atau kreativitas Anda sendiri?
Marylee: Kompetisi memberi kesempatan kepada para peserta untuk merasakan Korea secara langsung sebagai balasan atas usaha kita membagikan budaya Korea dengan cara kita sendiri. Itu membuat saya belajar menghargai kesempatan, karena kita juga memberi Korea ‘sepotong diri kita’.
P: Bagaimana reaksi Anda ketika mengetahui saat Anda menang kembali di tahun 2025?
Marylee: Saya tidak akan berpura-pura bahwa saya tidak ingin menang lagi karena semua peserta pasti berharap demikian. Namun, tetap saja saya terkejut. Menang dua kali bukan hanya karena karya terlihat bagus atau menarik, melainkan karena karya tersebut memiliki makna dan niat.
Potret Marylee Loya di studionya, ruang kreatif yang menjadi saksi lahirnya berbagai karya seni digital miliknya yang penuh warna. (Marylee Loya)
P: Apa arti pencapaian ini bagi Anda secara pribadi?
Marylee: Bagi saya, selama kita hidup, selalu ada kesempatan untuk terus berkarya dan melakukan hal yang kita cintai, sekaligus menginspirasi orang lain. Hal itu juga memotivasi saya untuk terus mengerjakan karya spesial, yaitu webtun saya sendiri.
P: Apakah Anda berencana ikut Talk Talk Korea 2026?
Marylee: Ya, saya ingin ikut lagi! Saya sangat menikmati prosesnya. Tahun ini saya mempertimbangkan untuk ikut kategori menulis, bukan menggambar.
P: Adakah pesan untuk calon peserta Talk Talk Korea tahun ini?
Marylee: Mungkin terdengar klise, tetapi jangan menyerah! Yang paling penting, jagalah hati selama prosesnya. Kompetisi bukan hanya soal hasil akhir, melainkan tentang pembentukan karakter sebagai seorang peserta, seniman, dan manusia. Nikmati prosesnya, bahkan jika tidak menang sekalipun. Pastikan karya Anda lahir dari niat dan sikap yang baik.
Potret Marylee Loya (ketiga dari kanan) bersama Direktur Jenderal Biro Hubungan Masyarakat Global Chae Su-hee, dan pemenang kontes global Talk Talk Korea tahun 2025 lainnya saat menerima penghargaan di K-Wave Festival 2025. (Korea.net DB)
margareth@korea.kr
*Artikel ini ditulis oleh Wartawan Kehormatan Korea.net. Program Wartawan Kehormatan dijalankan oleh Korea.net di bawah Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata. Para anggotanya merupakan sukarelawan yang memperkenalkan berbagai hal tentang Korea kepada dunia dengan berperan sebagai jembatan budaya.