Penulis: Wartawan Kehormatan Hanum Nur Aprilia dari Indonesia
Foto: Hanum Nur Aprilia
Suasana Galeri Seni Chuncheon dipenuhi warna dan imajinasi anak-anak dari berbagai penjuru dunia saat pembukaan pameran Kompetisi Seni Anak Internasional Chuncheon ke-6 pada hari Jumat (10/7/2026).
Acara yang dibuka oleh Wakil Wali Kota Chuncheon, Hyun Jun-tae, ini mengusung tema, "Masa Depan dalam Mata Anak-Anak, Dunia yang Damai."
Sebanyak 840 karya dari sebelas kota di lima negara ambil bagian dalam pameran pertukaran gambar internasional tersebut.
Para peserta berasal dari Chuncheon (Korea), Hofu (Jepang), Lam Dong (Vietnam), Khabarovsk (Rusia), serta lima kota di Tiongkok, yakni Shenyang, Dalian, Nanyang, Weifang, dan Changzhou.
Karya-karya seni buatan anak-anak dari Chuncheon dipajang di Galeri Seni Chuncheon selama pameran Kompetisi Seni Anak Internasional Chuncheon ke-6 pada tanggal 10–15 Juli 2026.
Melalui karya-karya yang dipamerkan, anak-anak dari berbagai latar budaya menyampaikan pandangan mereka tentang masa depan, persahabatan, dan harapan akan dunia yang lebih damai.
Bagi Pemerintah Kota Chuncheon, kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan berekspresi anak-anak, tetapi juga sarana mempererat persahabatan internasional sejak usia dini.
Melalui seni, para peserta diajak untuk saling memahami budaya, nilai, dan cara pandang yang berbeda.
Wakil Wali Kota Chuncheon, Hyun Jun-tae, menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Kompetisi Seni Anak Internasional Chuncheon ke-6 di Galeri Seni Chuncheon pada hari Jumat (10/7/2026).
Dalam sambutannya yang dimuat pada buku kumpulan karya pemenang, Wali Kota Chuncheon, Yuk Dong-han, menegaskan komitmen kotanya untuk terus memperluas pertukaran budaya internasional bagi generasi muda.
"Chuncheon akan terus memperluas jangkauan pertukaran internasional agar generasi mendatang dapat mengenal dunia yang lebih luas, memahami beragam budaya dan cara berpikir, serta tumbuh menjadi warga dunia yang terbuka," ujarnya.
Galeri Seni Chuncheon menjadi lokasi penyelenggaraan pameran Kompetisi Seni Anak Internasional Chuncheon ke-6 pada tanggal 10–15 Juli 2026.
Selain menjadi ajang pertukaran budaya, kompetisi ini juga memberikan penghargaan kepada karya-karya terbaik yang dipilih melalui proses penjurian yang ketat.
Karya-karya terbaik tersebut kemudian ditampilkan dalam pameran yang berlangsung selama enam hari mulai tanggal 10 hingga 15 Juli 2026 di Galeri Seni Chuncheon.
Untuk kategori kelompok usia atas, penghargaan utama diraih oleh Zhang Enyuan dari Shenyang, Tiongkok, melalui karya berjudul "Wings and the Earth."
Lukisan tersebut mendapat apresiasi tinggi dari dewan juri karena berhasil menggambarkan masa depan yang harmonis antara manusia dan alam secara kreatif dan imajinatif.
Sementara itu, penghargaan utama kelompok usia bawah diberikan kepada Dang Ngoc Kim Ngan dari Lam Dong, Vietnam, melalui karya "I Love Peace."
Dengan sudut pandang khas anak-anak, ia menghadirkan gambaran dunia yang damai melalui warna-warna hangat dan ekspresi yang sederhana namun menyentuh.
Wakil Wali Kota Chuncheon, ketua dewan juri, para pemenang, dan peserta Kompetisi Seni Anak Internasional Chuncheon ke-6 berfoto bersama di Galeri Seni Chuncheon pada hari Jumat (10/7/2026).
Pembukaan pameran pada tanggal 10 Juli 2026 sekaligus dirangkai dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang dan peserta dari Chuncheon.
Momentum tersebut menjadi awal rangkaian pameran yang mempertemukan karya-karya anak dari berbagai negara dalam satu ruang apresiasi yang sama.
Sepanjang penyelenggaraan pameran, galeri dipadati pengunjung dari berbagai kalangan usia. Mereka menikmati karya-karya yang menampilkan kepolosan, kreativitas, dan pandangan anak-anak tentang dunia.
Beragam lukisan yang dipamerkan memperlihatkan bagaimana generasi muda memandang masa depan dengan optimisme, sekaligus menempatkan perdamaian sebagai nilai penting bagi kehidupan bersama.
margareth@korea.kr
*Artikel ini ditulis oleh Wartawan Kehormatan Korea.net. Program Wartawan Kehormatan dijalankan oleh Korea.net di bawah Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata. Para anggotanya merupakan sukarelawan yang memperkenalkan berbagai hal tentang Korea kepada dunia dengan berperan sebagai jembatan budaya.