Penulis: Wartawan Kehormatan Binar Candra Auni dari Indonesia
Acara Indonesia-Korea Morning Talk diselenggarakan untuk memperingati 50 tahun hubungan persahabatan antara Indonesia dengan Korea. (Tangkapan layar dari Zoom)
Poster Acara Indonesia-Korea Morning Talk. (Kementerian Luar Negeri RI)
Acara dilanjutkan dengan diskusi dengan para panelis. Diskusi dibagi menjadi dua sesi dengan masing-masing sesi diikuti dengan sesi tanya jawab. Kedua sesi diskusi dimoderatori oleh Purnowidodo, konselor dari Kemenlu RI. Pada sesi pertama, panelis yang hadir adalah Asisten Deputi untuk Strategi dan Percepatan Kebijakan Investasi Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Ferry Akbar Pasaribu; Sekretaris Direktorat Jenderal Cipta Karya, Riono Suprapto; dan Deputi Direktur Divisi Implementasi Perjanjian Perdagangan Bebas Kementerian Perdagangan, Industri, dan Energi Republik Korea, Oh Hyun. Ketiganya membahas kerja sama ekonomi Indonesia-Korea serta prospeknya di masa depan.
Tangkapan layar dari Diskusi Sesi Pertama Indonesia-Korea Morning Talk. (Kementerian Luar Negeri RI)
Melalui diskusi sesi pertama, para panelis menyampaikan bahwa jumlah kerja sama Indonesia dan Korea akan meningkat di masa depan. Menurut catatan Kementerian Perdagangan, kerja sama itu akan menguntungkan berbagai pihak di banyak sektor, terutama sektor otomotif, kimia tekstil, dan infrastruktur. Riono pun menambahkan bahwa terdapat lebih dari seratus proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang terbuka untuk para investor. Pihaknya mengundang para investor, termasuk investor dari Korea untuk ikut membangun IKN bersama Indonesia. Ketiga panelis juga sepakat bahwa di masa depan, Indonesia dan Korea akan mengimplementasikan Indonesia-Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (IK-CEPA) yang mulai berlaku 1 Januari 2023 lalu.
Diskusi sesi kedua merupakan diskusi mengenai kerja sama bidang budaya yang juga dihadiri oleh tiga panelis. Panelis sesi kedua terdiri dari Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ni Made Ayu Martini; Direktur Korea Creative Content Agency (KOCCA) Indonesia, Kim Young Soo; dan Kaprodi Bahasa dan Kebudayaan Korea Universitas Gadjah Mada (UGM), Suray Agung Nugroho.
Tangkapan layar dari Diskusi Sesi Kedua Indonesia-Korea Morning Talk. (Kementerian Luar Negeri RI)
sofiakim218@korea.kr
*Artikel ini ditulis oleh Wartawan Kehormatan Korea.net yang berasal dari seluruh dunia serta membagikan cinta dan semangat mereka untuk semua hal yang berhubungan dengan Korea Selatan.