Berbagai pertunjukan yang merekonstruksi budaya kerajaan Dinasti Joseon akan digelar mulai tanggal 20 Juli di K-Heritage House, seperti Upacara Pergantian Pasukan Penjaga Kerajaan dan Napak Tilas Keluarga Kerajaan. Foto di atas memperlihatkan Upacara Pergantian Pasukan Penjaga Kerajaan yang digelar di Istana Gyeongbokgung, Jongno-gu, Seoul. (Layanan Warisan Korea)
Penulis: Margareth Theresia
Video: Layanan Warisan Korea
Layanan Warisan Korea akan menyajikan beragam ruang pameran menarik dan program aktivitas di K-Heritage House selama periode penyelenggaraan Sidang Komite Warisan Dunia UNESCO ke-48.
K-Heritage House akan menyajikan 45 ruang pameran dan aktivitas melalui partisipasi dari 35 lembaga pada tanggal 20-29 Juli 2026 di BEXCO, Haeundae-gu, Kota Busan.
Selain itu, paviliun tersebut akan memperkenalkan berbagai warisan dunia UNESCO di Korea serta arsip Korea yang masuk dalam Daftar Memori Dunia UNESCO. Akan digelar pula pertunjukan dan demonstrasi terkait warisan budaya takbenda Korea.
Berbagai kementerian pun akan membuka stan budaya dan kuliner untuk memperkenalkan budaya Korea kepada para pengunjung.
Kementerian Kelautan dan Perikanan akan memperkenalkan warisan dunia UNESCO di Korea bernama Getbol, Dataran Lumpur Korea serta beragam hidangan laut Korea.
Kementerian Pertanian, Pangan dan Peternakan akan membuka program untuk mencicipi berbagai kuliner khas Korea serta memperkenalkan warisan budaya takbenda UNESCO dari Korea bernama Budaya Pembuatan Jang.
Agama Buddha dan Konfusianisme pun hadir untuk mempromosikan warisan budaya terkait.
Pengunjung akan bisa menikmati beragam potret dan video terkait warisan dunia UNESCO bernama Sansa, Biara Pegunungan Buddha di Korea serta Tripitaka Koreana dan lokasi penyimpanannya, yaitu Kuil Haeinsa.
Selain itu, Institut Ilmu Korea juga akan membuka stan untuk memperkenalkan budaya dan warisan arsip terkait Konfusianisme.
Salah satu stan yang menarik perhatian di K-Heritage House adalah stan Yayasan JUSPEACE yang merupakan lembaga kerja sama resmi untuk Sidang Komite Warisan Dunia UNESCO ke-48.
Stan tersebut akan mempromosikan kegiatan mereka bersama dengan ketua kehormatan yayasan tersebut sekaligus duta promosi Sidang Komite Warisan Dunia UNESCO ke-49, G-Dragon.
Yayasan akan memperkenalkan Heritage in Peace yang merupakan kampanye kota untuk Dana Warisan Dunia. Kudapan manis pun akan disediakan bagi pengunjung stan.
Di dalam K-Heritage House akan dipasang pula panggung K-Heritage Stage yang akan menampilkan musik tradisional Korea. Sebanyak 38 pertunjukan akan menghibur pada pengunjung selama sepuluh hari.
Tak hanya itu, berbagai pertunjukan yang merekonstruksi budaya kerajaan Dinasti Joseon (1392-1910) akan digelar, seperti Upacara Pergantian Pasukan Penjaga Kerajaan dan Napak Tilas Keluarga Kerajaan.
Keterangan lebih lengkap terkait jadwal dan cara berpartisipasi dapat dilihat di laman resmi Sidang Komite Warisan Dunia UNESCO ke-48 (https://48whcbusan2026.kr/) pada menu Host Country Events.