Pameran khusus bertajuk Timeless Legacy: Records and Culture of the Joseon Dynasty digelar dari tanggal 7 Juli hingga 30 Agustus 2026 di Museum Busan. Foto di atas menampilkan lukisan Raja Yeongjo (memerintah tahun 1724-1776) yang dipamerkan dalam pameran tersebut. (Facebook resmi Museum Busan)
Penulis: Lee Da Som
Pameran yang menyoroti arsip dan budaya Dinasti Joseon (1392-1910) akan digelar untuk menyambut Sidang Komite Warisan Dunia UNESCO yang akan dimulai pada tanggal 19 Juli 2026.
Layanan Warisan Korea mengungkapkan pada tanggal 6 Juli 2026 bahwa pameran khusus bertajuk Timeless Legacy: Records and Culture of the Joseon Dynasty digelar dari tanggal 7 Juli hingga 30 Agustus 2026 di Museum Busan.
Pameran yang digelar oleh Museum Istana Nasional Korea tersebut bertujuan untuk mempromosikan arsip dan budaya Joseon kepada pada tamu dari dalam dan luar Korea yang akan hadir pada sidang UNESCO tersebut.
Pameran tersebut dibagi menjadi tiga bagian. Bagian pertama merupakan "Dinasti Joseon: Kerajaan Arsip" yang memperkenalkan berbagai warisan Joseon yang tercatat dalam Daftar Memori Dunia UNESCO.
Warisan-warisan yang dipamerkan antara lain adalah Babad Dinasti Joseon (Joseon Wangjo Sillok), Buku Harian Sekretariat Kerajaan (Seungjeongwon Ilgi), Catatan Refleksi Harian (Ilseongnok), serta Protokol Kerajaan (Uigwe) Dinasti Joseon.
Pameran tersebut akan menghadirkan untuk pertama kalinya empat edisi Babad Dinasti Joseon yang masih tersisa dari masing-masing repositori arsip resmi yang dicetak ulang setelah Perang Imjin (1592-1598).
Bagian kedua pameran menyajikan "Simbol dan Martabat Istana Dinasti Joseon" yang menampilkan simbol utama otoritas kerajaan, seperti stempel dan dokumen kerajaan, serta lukisan para raja Dinasti Joseon.
Selain itu, dipamerkan kula berbagai benda yang digunakan di lingkungan istana kerajaan sehingga menjadi pameran berskala besar pertama yang menggunakan koleksi dari Museum Istana Nasional.
Bagian ketiga adalah "Dongnaebu: Jendela Dinasti Joseon" yang menampilkan wilayah Dongnaebu (Busan di masa modern) yang menjadi pusat hubungan diplomatik dengan Jepang.
Selain itu, berbagai program aktivitas dan seminar juga digelar selama periode pameran berlangsung.
Pameran dibuka secara gratis pada pukul 09:00-18:00 setiap hari, kecuali hari Senin. Layanan audio pun tersedia dalam berbagai bahasa, seperti bahasa Korea, Inggris, dan Prancis.
Poster pameran khusus bertajuk Timeless Legacy: Records and Culture of the Joseon Dynasty. (Layanan Warisan Korea)