Potret tiga ornamen sabuk perunggu berlapis emas bergaya Baekje yang ditemukan di Sudosenninzuka Kofun yang terletak di Kota Fuji, Prefektur Shizuoka, Jepang. (Pemerintah Kota Fuji)
Penulis: Yoo Yeon Gyeong
Ornamen sabuk perunggu berlapis emas bergaya Baekje untuk pertama kalinya ditemukan di kompleks makam kuno di Prefektur Shizuoka, Jepang.
Pemerintah Kota Fuji yang berada di Prefektur Shizuoka mengungkapkan pada tanggal 7 Mei 2026 bahwa proses konservasi telah selesai untuk tiga ornamen sabuk perunggu berlapis emas bergaya Baekje yang ditemukan di Sudosenninzuka Kofun.
Benda-benda yang ditemukan dalam penggalian pada tahun 2024 tersebut dipastikan sebagai ornamen kelas tertinggi yang berakar pada Kerajaan Baekje yang berada di Semenanjung Korea pada 18 SM s/d 660 M.
Artefak-artefak tersebut diperkirakan berasal dari akhir abad keenam hingga awal abad ketujuh. Artefak yang ditemukan terdiri dari satu hiasan logam yang dipasang pada ujung sabuk serta dua lempeng hias bercincin bundar.
Semua artefak tersebut terbuat dari perunggu dan dilapisi emas secara halus. Selain itu, pada hiasan di ujung artefak sabuk terukir motif burung foniks dan naga yang menunjukkan puncak seni Baekje pada masa itu.
Ini merupakan kali pertama ornaman logam sabuk bergaya Baekje ditemukan di Jepang dalam kondisi sebaik itu. Temuan tersebut dinilai sangat berharga karena menunjukkan adanya pertukaran antara penguasa Semenanjung Korea dan Kepulauan Jepang di masa lalu.
dusrud21@korea.kr