Penulis: Xu Aiying
Video: Saluran YouTube resmi Aura Pictures
Sutradara Chung Ji-young kembali dengan karya barunya yang berjudul My Name. Film tersebut menyajikan sisi sejarah dan sosial dari Insiden Pemberontakan Jeju yang terjadi pada tanggal 3 April 1948.
Konferensi pers film My Name telah digelar pada tanggal 2 April 2026 di CGV Yongsan I'park Mall, Yongsan-gu, Seoul. Selain Chung, hadir pula beberapa aktor yang berpartisipasi dalam film tersebut, seperti Yeom Hye-ran, Shin Woo-bin, Choi Jun-woo, dan Park Ji-bin.
Film tersebut menceritakan kisah seorang anak laki-laki berumur 18 tahun bernama Young-oak (Shin Woo-bin) dan ibunya yang bernama Jeong-sun (Yeom Hye-ran).
Young-ak ingin mengganti namanya yang ia anggap terlalu kampungan, sedangkan Jeong-sun dikejar oleh ingatan masa lalunya tentang Jeju pada tahun 1949.
My Name pun telah mendapatkan pengakuan dari industri perfilman dunia. Setelah diundang dalam Festival Film Internasional Berlin kategori Forum pada bulan Februari 2026, My Name akan bersaing dalam kategori kompetisi utama Far East Film Festival yang akan digelar mulai tanggal 24 April 2026 di Urdine, Italia.
Sutradara Chung Ji-young menjawab pertanyaan para wartawan dalam konferensi pers My Name yang digelar pada tanggal 2 April 2026 di CGV Yongsan I'park Mall, Yongsan-gu, Seoul. (Lee Jeong Woo)
Fokus penceritaan My Name merupakan Insiden Pemberontakan Jeju pada tanggal 3 April 1948. Akan tetapi, kisah tersebut disampaikan melalui narasi lika-liku kehidupan keluarga biasa dibandingkan dengan wacana besar tentang kekerasan negara.
Perspektif yang digunakan My Name kemudian membentuk struktur yang menempatkan kekerasan negara dan kekerasan di sekolah secara berdampingan sehingga kedua tragedi tersebut menjadi bertumpang tindih.
Chung menjelaskan, "Mekanisme terjadinya kekerasan tidak berbeda baik di ranah negara maupun masyarakat biasa."
Ia menambahkan, "Kekerasan di sekolah dijadikan sebagai zona penyangga sehingga para penonton diarahkan untuk memahami kengerian akan kekerasan negara secara bertahap."
Salah satu adegan dalam film My Name. (Let's Films dan Aura Pictures)
Yeom Hye-ran menjadi nyawa dalam film My Name. Chung menawari Yeom untuk menjadi aktor utama My Name setelah melihat aktingnya yang luar biasa dalam The Boys (2023).
Yeom mengungkapkan, "Saya terpikat pada tokoh Jeong-sun yang merupakan sosok ibu dengan karakter kuat yang bertahan menghadapi sejarah Korea dengan penuh penderitaan. Ia merupakan karakter multidimensional yang memiliki sisi sebagai pelaku dan korban."
Ia pun kemudian menjelaskan mengenai kacamata hitam yang terus digunakan oleh Jeong-sun dengan mengatakan, "Saya menafsirkannya sebagai metafora yang melambangkan kondisi psikologis yang tidak mampu menghadapi masa lalu secara langsung."
Yeom menambahkan, "Saya melakukan pendekatan dengan penuh hati-hati karena (My Name) didasarkan pada peristiwa nyata, tetapi saya merujuk pada dokumen kesaksian dan menghayati bahasa mereka dalam hati saya."
Ia menutup, "Saya senang karena kisah ini tidak berhenti di masa lalu, tetapi mengajukan pertanyaan kepada kita di masa kini mengenai bagaimana kita memandang (Insiden Pemberontakan Jeju 3 April 1948) yang terjadi 78 tahun lalu."
Yeom Hye-ran menjawab pertanyaan para wartawan dalam konferensi pers My Name yang digelar pada tanggal 2 April 2026 di CGV Yongsan I'park Mall, Yongsan-gu, Seoul. (Lee Jeong Woo)
Chung menutup konferensi pers dengan menuturkan, "Bulan April adalah saatnya kita memikirkan dengan mendalam mengenai kekerasan negara. Kekuatan untuk melawan segala bentuk kekerasan pada akhirnya terletak pada pemulihan persahabatan dan solidaritas."
My Name bisa disaksikan di bioskop Korea mulai tanggal 15 April 2026.
xuaiy@korea.kr