Yerin Ha berpose dalam konferensi pers yang digelar tanggal 4 Maret 2026 di Community House Masil, Jung-gu, Seoul. (Netflix)
Penulis: Xu Aiying
Yerin Ha tumbuh dengan menyaksikan neneknya yang bekerja sebagai artis di panggung teater Korea. Ia pun bermimpi bisa menjadi seperti neneknya dan berakting di panggung dunia. Kini ia menjadi figur baru dalam dunia akting melalui perannya di drama ternama Netflix.
Ha mengungkapkan hal tersebut dalam konferensi pers yang digelar tanggal 4 Maret 2026 di Community House Masil, Jung-gu, Seoul.
Ha merupakan aktris keturunan Asia pertama yang berhasil memainkan peran utama dalam serial popular Netflix, Bridgerton Musim 4.
Serial Bridgerton merupakan diangkat dari novel berjudul sama yang ditulis oleh Julia Quinn. Drama yang dibuat sejak tahun 2020 tersebut menceritakan mengenai kehidupan sosial keluarga aristokrat berlatar belakang Inggris pada abad ke-19.
Bridgerton meraih kepopuleran di seluruh dunia sehingga dibuat hingga musim ke-4 yang kali ini menceritakan kisah cinta antara Benedict Bridgerton (Luke Thompson) dan Sophie Baek (Yerin Ha).
Delapan episode Bridgerton musim ke-4 telah dirilis pada tanggal 26 Februari 2026 dan telah menduduki posisi pertama kategori konten berbahasa non-Inggris Netflix di 82 negara.
Foto di atas menunjukkan aktris Korea bernama Son Sook yang bermain dalam drama Korea berjudul The Glory. (tangkapan layar Netflix)
Ha lahir di Australia lalu melanjutkan pendidikan akting di Sekolah Menengah Kejuruan Akting Kaywon di Korea. Ia kemudian kembali ke Australia untuk belajar akting lebih lanjut di NIDA (National Institute of Dramatic Arts).
Saat sedang mempersiapkan pertunjukan untuk kelulusannya dari perguruang tingggi, Ha mengambil bagian dalam drama Paramont+ berjudul Halo (2022) yang diproduksi oleh Steven Spielberg. Namanya pun mulai dikenal oleh publik melalui drama tersebut.
Mimpi untuk beraktivitas di dunia akting berawal dari neneknya yang merupakan aktris veteran di Korea, yaitu Son Sook.
Ha mengungkapkan, "Saya selalu menonton pertunjukan teater nenek saya setiap saya datang berkunjung ke Korea dan saya sangat terkesan dengan pertunjukan teater individual yang pernah nenek saya lakukan."
Ia melanjutkan, "Ada satu adegan saat nenek saya memeluk bantal seperti seorang anak dan menangis. Saat itu saya merasa bahwa aktor merupakan pekerjaan yang keren karena bisa memberikan simpati dan penghiburan melalui akting sehingga saya mendapatkan inspirasi tersebut dari nenek saya."
Son Sook yang saat ini sudah berusia 82 tahun pun masih aktif di dunia teater. Ia bahkan masih menampilkan pertunjukan melalui teater berjudul Dreams of Age. Ha tertawa sambil berkata, "Besok saya juga akan menonton pertunjukan nenek saya."
Salah satu adegan dalam drama Bridgerton musim ke-4. (Netflix)
Kemunculan aktris berdarah Korea di Bridgerton cukup mengundang perhatian karena drama tersebut dibuat melalui interpretasi masa kini.
Tokoh Sophie Baek di drama dibuat berdasarkan tokoh Sophie Beckett di novel. Partisipasi Ha dalam drama tersebut membuat tokoh di novel pun diubah.
Ha menjelaskan, "Setelah lolos audisi, saya menerima saran untuk mengganti nama keluarga Beckett menjadi nama keluarga Korea. Setelah mempertimbangkan nama keluarga berawalan B, akhirnya saya memilih nama keluarga Baek."
Ia menambahkan, "Nama keluarga yang diubah sesuai dengan identitas saya sebagai diaspora Korea merupakan hal yang patut disyukuri."
Salah satu karakteristik drama Bridgerton adalah menampilkan keragaman ras. Saat ini aktor di Hollywood pun sudah semakin beragam dan lingkungan di sana juga telah semakin berubah.
Ha menegaskan, "Saya merasa senang, tetapi juga terbebani karena mendapatkan peran yang memimpin perubahan dengan mewakili seluruh orang Timur."
Ia juga menyampaikan bahwa ia akan tampil kembali di Bridgerton musim kelima serta berharap bisa muncul di dunia akting Korea.
Ha mengatakan, "Saya ingin datang kembali melalui drama atau film Korea jika ada kesempatan. Saya akan merasa terhormat apabila bisa berada di festival film internasional dengan karya dari Korea."
xuaiy@korea.kr