Kebudayaan

2026.01.20

Layanan Warisan Korea akan mengajukan taekwondo sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO melalui kerja sama antar-Korea. Foto di atas menunjukkan sebuah kompetisi taekwondo internasional yang sedang digelar pada tanggal 11 Juli 2025 di Universitas Kyungmin, Kota Uijeongbu, Provinsi Gyeonggi. (Lee Jeong Woo)

Layanan Warisan Korea akan mengajukan taekwondo sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO melalui kerja sama antar-Korea. Foto di atas menunjukkan sebuah kompetisi taekwondo internasional yang sedang digelar pada tanggal 11 Juli 2025 di Universitas Kyungmin, Kota Uijeongbu, Provinsi Gyeonggi. (Lee Jeong Woo)



Penulis: Kang Gahui

Layanan Warisan Korea akan mengajukan taekwondo sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO melalui kerja sama antar-Korea.

Layanan Warisan Korea mengungkapkan pada tanggal 19 Januari 2026 bahwa taekwondo ditetapkan sebagai kandidat pengajuan berikutnya untuk pendaftaran bersama atau perluasan pendaftaran dalam Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan UNESCO.

Oleh karena itu, Layanan Warisan Korea akan mengajukan berkas pencalonan pada Maret 2026 kepada Komite Antarpemerintah UNESCO untuk Perlindungan Warisan Budaya Takbenda.

Pihak Korea Utara sebelumnya telah mendaftarkan taekwondo sebagai 'Taekwon-do: Seni Bela Diri Tradisional Korea' pada Maret 2024 dan saat ini pengajuan tersebut sedang diproses.

Layanan Warisan Korea ingin mendaftarkan taekwondo secara terpisah sebagai pendaftaran bersama antar-Korea.

Hal tersebut juga telah diumumkan sebelumnya dalam laporan kerja utama kepada kementerian. Apabila pengajuan bersama ini berhasil, maka pengajuan bersama tersebut akan menjadi yang kedua setelah ssireum.

Layanan Warisan Korea mempertimbangkan rencana untuk mengajukan taekwondo bersama dengan Korea Utara pada Desember 2026.

Akan tetapi, apabila Korea Utara terlebih dahulu berhasil masuk ke dalam daftar representatif, maka Korea Selatan akan bergabung melalui mekanisme perluasan pendaftaran.


kgh89@korea.kr

konten yang terkait