Kebudayaan

2025.12.17

Menteri Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, Chae Hwi-young terlihat sedang melaporkan rencana kerja utama Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata tahun 2026 pada tanggal 16 Desember 2025 di Kompleks Pemerintahan Sejong. (Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata)

Menteri Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, Chae Hwi-young terlihat sedang melaporkan rencana kerja utama Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata tahun 2026 pada tanggal 16 Desember 2025 di Kompleks Pemerintahan Sejong. (Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata)



Penulis: Lee Jihae

Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata memaparkan cetak biru untuk membina K-Culture sebagai industri pertumbuhan utama di masa depan.

Cetak biru tersebut mencakup berbagai industri strategis yang menggabungkan berbagai bidang selain konten, seperti makanan, kecantikan, mode, dan pariwisata.

Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata memaparkan rencana kerja tahun 2026 di bawah visi "Dinikmati Bersama oleh Warga dan Mendunia" pada tanggal 16 Desember 2025 di Kompleks Pemerintahan Sejong.

Empat agenda utama kementerian pada tahun 2026 adalah membina K-Culture sebagai industri pertumbuhan utama masa depan, membangun fondasi kokoh bagi terwujudnya negara berbudaya kuat, mempercepat pencapaian target 30 juta wisatawan mancanegara, serta mendorong olahraga yang terpercaya dan warga yang sehat.

Agar dapat mendorong K-Culture sebagai industri pertumbuhan utama, Korea akan mendorong strategi pengembangan yang disesuaikan bagi industri budaya kreatif, seperti film, gim, dan musik populer.

Dukungan bagi film beranggaran menengah akan ditingkatkan hingga mencapai 20 miliar won. Selain itu, skema baru dukungan produksi bersama secara internasional akan diluncurkan untuk memperluas ekspansi ke pasar global.

Untuk mengatasi kekurangan tempat konser K-pop, kementerian akan memperluas infrastruktur secara bertahap, salah satunya dengan memperbaiki fasilitas olahraga multifungsi agar bisa digunakan sebagai tempat konser. Selain itu, kementerian juga berencana akan membangun stadion berbentuk kubah dengan kapasitas 50 ribu penonton.

Pada bidang bahasa Korea, kementerian akan meningkatkan jumlah Institut Raja Sejong (KSI) di seluruh dunia untuk menjawab permintaan pendidikan bahasa Korea yang terus meningkat. Platform pendidikan bahasa Korea berbasis kecerdasan buatan pun sedang dibuat untuk diujicoba di laman KSI mulai tahun 2026.

Untuk meningkatkan kesejahteraan para seniman dan mencapai status sebagai negara kuat dalam bidang budaya, kementerian akan memberikan subsidi aktivitas seni dan bantuan sosial agar para seniman dapat berkarya tanpa khawatir dengan biaya hidup mereka.

Target wisatawan mancanegara sebanyak 30 juta orang pun direncanakan agar bisa dicapai lebih awal melalui pendekatan promosi wisata daerah serta peningkatan layanan imigrasi, pembayaran, dan transportasi melalui kerja sama dengan kementerian terkait.

Fasilitas penginapan di berbagai kota akan ditingkatkan pula untuk menyambut wisatawan mancanegara. Selain itu, berbagai produk pariwisata akan dikembangkan agar mencakup wisata medis, kecantikan, MICE (Meetings, Incentives, Conventions, Exhibitions), dan K-pop.

Untuk bidang olahraga, kementerian akan terus meningkatkan subsidi bagi para atlet yang berpartisipasi dalam kompetisi internasional, mereformasi organisasi olahraga, dan memberantas kekerasan dalam olahraga.

Selain itu, Korea akan memperluas jaringan Pusat Sertifikasi Kebugaran Nasional dan Pusat Olahraga Nasional, serta memperluas program yang disesuaikan berdasarkan kelompok usia agar bisa mendorong warga untuk berolahraga secara reguler.


jihlee08@korea.kr

konten yang terkait