Bisnis

2026.07.01

Korea mencatat rekor baru setelah ekspor pada Juni untuk pertama kalinya melampaui 100 miliar dolar. Capaian tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah. Foto di atas menunjukkan Dermaga Singamman di Pelabuhan Utara Busan. (Otoritas Pelabuhan Busan)

Korea mencatat rekor baru setelah ekspor pada Juni untuk pertama kalinya melampaui 100 miliar dolar. Capaian tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah. Foto di atas menunjukkan Dermaga Singamman di Pelabuhan Utara Busan. (Otoritas Pelabuhan Busan)



Penulis: Kim Seon Ah

Korea mencatat rekor baru setelah ekspor pada Juni untuk pertama kalinya melampaui 100 miliar dolar. Capaian tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah.

Menurut data Tren Ekspor dan Impor Juni serta Semester I/2026 yang diumumkan Kementerian Perindustrian, Perdagangan, dan Sumber Daya pada tanggal 1 Juli 2026, nilai ekspor Korea pada Juni 2026 mencapai 102,25 miliar dolar, meningkat 70,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY). Korea menjadi negara keempat di dunia setelah Jerman, Tiongkok, dan Amerika Serikat yang berhasil membukukan ekspor bulanan di atas 100 miliar dolar.

Pada periode yang sama, impor meningkat 30,1% YoY menjadi 66,1 miliar dolar, sehingga surplus neraca perdagangan mencapai 36,15 miliar dolar, sekaligus mencetak rekor baru dan untuk pertama kalinya melampaui 30 miliar dolar.

Pertumbuhan ekspor didorong oleh sektor semikonduktor. Nilai ekspor semikonduktor pada Juni 2026 mencapai 44,82 miliar dolar, untuk pertama kalinya melampaui 40 miliar dolar dalam satu bulan. Ekspor komputer juga melonjak 308,8% berkat meningkatnya investasi infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Selain itu, ekspor mobil, kapal, kosmetik, produk biofarmasi dan kesehatan, serta produk pertanian dan perikanan turut mencatat pertumbuhan.

Dari sisi tujuan ekspor, pengiriman ke Tiongkok dan Amerika Serikat masing-masing melampaui 20 miliar dolar, sementara ekspor ke ASEAN dan Uni Eropa (EU) juga mencatat rekor tertinggi.

Selama paruh pertama tahun ini (Januari–Juni 2026), nilai ekspor Korea mencapai 496,7 miliar dolar, naik 48,4% YoY dan menjadi rekor tertinggi untuk periode tersebut. Ekspor semikonduktor mencapai 192,4 miliar dolar dan melampaui total ekspor sepanjang tahun 2025. Nilai ekspor komputer juga mencetak rekor tahunan baru.

Nilai impor pada paruh pertama naik 16,6% menjadi 358,4 miliar dolar, antara lain dipengaruhi kenaikan harga impor energi. Namun, pertumbuhan ekspor yang lebih besar mendorong surplus neraca perdagangan mencapai 138,3 miliar dolar, tertinggi sepanjang sejarah.

Menteri Perindustrian, Perdagangan, dan Sumber Daya, Kim Jung-Kwan, mengatakan bahwa meskipun masih terdapat ketidakpastian eksternal, termasuk kebijakan tarif Amerika Serikat dan ketegangan di Timur Tengah, Korea mampu membukukan kinerja ekspor terbaiknya berkat pertumbuhan yang merata pada sektor semikonduktor, industri manufaktur utama, dan barang konsumsi.

Ia menambahkan bahwa pemerintah akan terus memperkuat daya saing ekspor pada paruh kedua tahun ini melalui diversifikasi produk dan pasar ekspor.

sofiakim218@korea.kr

konten yang terkait