Bank of Korea pada tanggal 7 Mei 2026 mengumumkan bahwa cadangan devisa Korea per akhir April 2026 tercatat sebesar 427,88 miliar dolar, meningkat 4,22 miliar dolar dibanding akhir bulan sebelumnya. (Yonhap News)
Penulis: Yoo Yeon Gyeong
Bank of Korea pada tanggal 7 Mei 2026 mengumumkan bahwa cadangan devisa Korea per akhir April 2026 tercatat sebesar 427,88 miliar dolar, meningkat 4,22 miliar dolar dibanding akhir bulan sebelumnya.
Berdasarkan komposisinya, surat berharga menjadi komponen terbesar dengan nilai 384,07 miliar dolar atau 89,8% dari total cadangan devisa. Sementara itu, simpanan tercatat sebesar 18,76 miliar dolar (4,4%), Special Drawing Rights (SDR) Dana Moneter Internasional (IMF) sebesar 15,81 miliar dolar (3,7%), emas sebesar 4,79 miliar dolar (1,1%), dan posisi IMF sebesar 4,45 miliar dolar (1,0%).
Bank of Korea menjelaskan bahwa peningkatan cadangan devisa dipengaruhi oleh kenaikan nilai aset valuta asing non-dolar dalam konversi dolar serta keuntungan investasi. Pelemahan nilai dolar terhadap mata uang utama dunia turut mendorong kenaikan nilai aset dalam euro, pound, dan yen yang dimiliki Bank of Korea.
Per akhir Maret 2026, cadangan devisa Korea menempati posisi ke-12 dunia. Tiongkok berada di posisi pertama dengan cadangan devisa sebesar 3,34 triliun dolar, disusul Jepang dengan 1,37 triliun dolar dan Swiss sebesar 1,06 triliun dolar. Prancis menempati posisi ke-10 dengan 445,4 miliar dolar, sementara Hong Kong berada di posisi ke-11 dengan 430,8 miliar dolar.
dusrud21@korea.kr