Sistem Cheongung-II yang dipamerkan dalam acara Media Day peringatan Hari Angkatan Bersenjata Korea pada tanggal 29 September 2025. (Yonhap News)
Penulis: Kang Gahui
Sistem rudal darat-ke-udara jarak menengah buatan Korea, Cheongung-II, dikonfirmasi pada tanggal 3 Maret 2026 telah berkontribusi dalam mencegat rudal yang diluncurkan Iran setelah ditempatkan di Uni Emirat Arab (UEA). Ini merupakan pertama kalinya sistem pertahanan udara buatan Korea yang diekspor ke luar negeri digunakan dalam operasi tempur nyata.
Menurut laporan media setempat, baterai sistem Cheongung-II yang ditempatkan pada militer UEA baru-baru ini berhasil menjatuhkan sejumlah rudal balistik dan rudal jelajah yang diluncurkan Iran. Jaringan pertahanan udara jarak menengah UEA terdiri atas sistem Patriot buatan Amerika Serikat, Arrow buatan Israel, serta Cheongung-II buatan Korea.
Kementerian Pertahanan UEA pada tanggal 3 Maret 2026 (waktu setempat) menyatakan bahwa dari 186 rudal balistik yang diluncurkan Iran, sebanyak 172 berhasil dicegat. Selain itu, delapan rudal jelajah juga berhasil dijatuhkan seluruhnya. Tingkat pencegatan rudal balistik tersebut mencapai sekitar 92%.
Militer UEA pada tahun 2022 menandatangani kontrak dengan perusahaan Korea, yakni LIG Nex1, Hanwha Systems, dan Hanwha Aerospace, untuk pengadaan 10 baterai sistem Cheongung-II. Saat ini, dua baterai di antaranya telah dikerahkan dalam operasi.
kgh89@korea.kr