Poster pameran K-EXPO UAE 2025: All About K-style. (Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata)
Penulis: Jeon Misun
Pameran terpadu yang mendukung ekspor industri terkait halyu, K-EXPO, akan digelar di Dubai.
Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata mengumumkan pada tanggal 14 November 2025 bahwa kementerian tersebut bersama Kementerian Pertanian, Pangan dan Peternakan; Kementerian Perindustrian, Perdagangan, dan Sumber Daya; Kementerian Kelautan dan Perikanan; Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan; serta Kementerian UKM dan Startup akan menyelenggarakan
K-EXPO UAE 2025: All About K-style di Dubai, Uni Emirat Arab, pada tanggal 15-18 November 2025. Ini menjadi gelaran ketiga setelah Toronto pada Agustus 2025 dan Madrid pada September 2025.
Pameran kali ini menghadirkan 226 perusahaan dari berbagai sektor industri, mulai dari konten, makanan, kecantikan, dan barang konsumsi hingga olahraga dan penerbitan. Jumlah ini menjadi yang terbesar sejak peluncuran K-EXPO pada tahun 2022.
Lokasi pameran adalah Global Village, salah satu destinasi budaya dan wisata utama Dubai yang dikunjungi jutaan orang setiap tahun. Dengan demikian, acara ini diperkirakan akan menjadi ajang untuk memperkenalkan daya tarik K-style secara langsung kepada warga Dubai maupun wisatawan dari seluruh dunia.
Di area pameran, pengunjung dapat menikmati berbagai program interaktif, termasuk pameran aktivitas yang menghubungkan ruang gim dengan kehidupan sehari-hari, pertunjukan DJ yang memadukan teknologi audio dan karakter, serta program kolaborasi penyiaran dan masakan Korea bersama aktor Ryu Su-young. Selain itu, harimau dan burung murai dari lukisan rakyat Korea—yang menjadi dasar karakter populer KPop Demon Hunters—akan ditampilkan sebagai instalasi foto raksasa.
Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata mengatakan, "Uni Emirat Arab merupakan negara kunci untuk memasuki pasar Timur Tengah, dan minat untuk berpartisipasi dalam pameran kali ini sangat tinggi."
Kementerian tersebut menambahkan, "Kami berharap acara ini menjadi momentum bagi perusahaan Korea untuk melompat lebih jauh ke pasar Timur Tengah dengan membawa kekuatan halyu sebagai pendorong utamanya."
msjeon22@korea.kr