Bisnis

2025.11.28

Komisi Jasa Keuangan Korea (FSC) dan Otoritas Jasa Keuangan Korea (FSS) pada tanggal 27 November 2025 mengumumkan rancangan pedoman yang direvisi untuk mengaktifkan penggunaan rekening terpadu bagi investor asing. Foto di atas menunjukkan Ketua FSC, Lee Eok-won, yang memberikan pernyataannya dalam pertemuan CEO perusahaan pembiayaan khusus yang digelar di Asosiasi Keuangan Kredit Seoul pada pagi hari tanggal 20 November 2025. (Komisi Jasa Keuangan Korea)

Komisi Jasa Keuangan Korea (FSC) dan Otoritas Jasa Keuangan Korea (FSS) pada tanggal 27 November 2025 mengumumkan rancangan pedoman yang direvisi untuk mengaktifkan penggunaan rekening terpadu bagi investor asing. Foto di atas menunjukkan Ketua FSC, Lee Eok-won, yang memberikan pernyataannya dalam pertemuan CEO perusahaan pembiayaan khusus yang digelar di Asosiasi Keuangan Kredit Seoul pada pagi hari tanggal 20 November 2025. (Komisi Jasa Keuangan Korea)



Penulis: Lee Da Som

Pemerintah Korea telah menyusun pedoman yang memungkinkan warga negara asing berinvestasi langsung pada saham Korea tanpa harus memiliki rekening domestik terpisah.

Komisi Jasa Keuangan Korea (FSC) dan Otoritas Jasa Keuangan Korea (FSS) pada tanggal 27 November 2025 menyusun dan menerbitkan Pedoman Penggunaan Rekening Terpadu untuk Warga Negara Asing yang berisi ketentuan penghapusan batasan terhadap pihak yang dapat membuka rekening tersebut.

Pedoman tersebut secara rinci mengatur hal-hal praktis yang perlu diketahui investor asing, termasuk pembukaan rekening, penetapan hak pemegang saham, dan prosedur pelaporan.

Rekening terpadu untuk warga negara asing merupakan rekening atas nama perusahaan investasi keuangan luar negeri yang memungkinkan investor asing melakukan jual beli dan penyelesaian transaksi saham Korea secara terpadu tanpa harus membuka rekening terpisah. Sistem ini diperkenalkan pada tahun 2017.

Namun, muncul kritik bahwa penggunaan rekening tersebut sulit karena persyaratan bagi pihak pembuka rekening terlalu ketat serta tidak adanya pedoman terkait.

Menanggapi kritik tersebut, FSC dan FSS sejak April 2025 mendorong layanan keuangan inovatif dengan memberikan pengecualian regulasi, sehingga perusahaan sekuritas luar negeri berskala menengah dan kecil juga dapat membuka rekening tersebut. Setelah itu, pada Agustus 2025, Hana Securities menjadi perusahaan pertama di Korea yang membuka rekening terpadu untuk investor asing.

Pedoman ini akan mulai berlaku pada tanggal 2 Januari tahun 2026 dan akan diterjemahkan serta didistribusikan dalam versi bahasa Inggris. FSC mengatakan, "Dengan penyusunan pedoman ini, ketidakpastian dalam proses pembukaan dan pengelolaan rekening oleh perusahaan investasi keuangan luar negeri akan berkurang secara signifikan, sehingga penggunaan rekening terpadu dapat semakin diaktifkan."

Sementara itu, FSC pada tanggal 16 November 2025 mengumumkan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah perbaikan pengungkapan perusahaan untuk memperkuat akses investor global ke pasar modal Korea dan meningkatkan transparansi informasi rapat umum pemegang saham. Langkah-langkah tersebut akan diterapkan secara bertahap mulai tahun 2026.

Mulai tanggal 1 Mei tahun 2026, cakupan perusahaan yang wajib melakukan pengungkapan informasi dalam bahasa Inggris akan diperluas dari yang sebelumnya perusahaan dengan aset di atas 10 triliun won menjadi perusahaan KOSPI dengan aset di atas 2 triliun won.

dlektha0319@korea.kr

konten yang terkait