Kebijakan

2026.08.25

Pada tanggal 24 Agustus 2026 Menteri Luar Negeri Cho Hyun berbicara melalui telepon dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio untuk membahas hubungan Korea-AS, isu Semenanjung Korea, serta situasi global. (Kementerian Luar Negeri)

Pada tanggal 24 Agustus 2026 Menteri Luar Negeri Cho Hyun berbicara melalui telepon dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio untuk membahas hubungan Korea-AS, isu Semenanjung Korea, serta situasi global. (Kementerian Luar Negeri)



Penulis: Kim Seon Ah

Menteri Luar Negeri Cho Hyun berbicara melalui telepon dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio untuk membahas hubungan Korea-AS, isu Semenanjung Korea, serta situasi global.

Kementerian Luar Negeri pada tanggal 24 Agustus 2026 mengatakan bahwa dalam pembicaraan tersebut, kedua menteri sepakat bahwa komunikasi erat antara Korea dan AS semakin penting di tengah perubahan situasi internasional belakangan ini.

Kedua menteri sepakat untuk semakin memperkuat hubungan Korea-AS dengan mencapai hasil yang saling menguntungkan dalam berbagai isu utama, termasuk kesepakatan tarif dan investasi, kerja sama di bidang industri galangan kapal, serta keamanan.

Keduanya juga sepakat untuk terus berkoordinasi erat guna mewujudkan perdamaian di Semenanjung Korea dan menyelesaikan isu nuklir Korea Utara, sembari mempertahankan postur pertahanan gabungan Korea-AS yang kokoh.

Menteri Cho mengatakan bahwa pemerintah Korea juga akan berupaya agar pesan terbaru Presiden AS Donald Trump dapat mengarah pada dimulainya kembali dialog antara Korea Utara dan AS serta terciptanya perdamaian di Semenanjung Korea.

Kedua menteri juga bertukar pandangan mengenai situasi di Timur Tengah, termasuk Iran. Menteri Cho menyampaikan komitmen pemerintah Korea untuk memberikan kontribusi nyata bagi pemulihan kebebasan maritim di Selat Hormuz. Kedua pihak sepakat untuk terus membahas langkah-langkah konkret terkait hal tersebut.

Kedua menteri sepakat untuk bertemu secara langsung dalam waktu dekat guna melanjutkan pembahasan mengenai berbagai isu utama.

sofiakim218@korea.kr

konten yang terkait