Kebijakan

2026.08.24

Membaca artikel ini dalam bahasa yang lain
Pada tanggal 22 Agustus 2026 kapal kontainer Korea memulai uji coba pelayaran pertamanya menuju Eropa melalui Rute Laut Timur Laut. Foto di atas menunjukkan kapal kontainer yang digunakan dalam uji coba pelayaran melalui rute Arktik. (Kementerian Kelautan dan Perikanan)

Pada tanggal 22 Agustus 2026 kapal kontainer Korea memulai uji coba pelayaran pertamanya menuju Eropa melalui Rute Laut Timur Laut. Foto di atas menunjukkan kapal kontainer yang digunakan dalam uji coba pelayaran melalui rute Arktik. (Kementerian Kelautan dan Perikanan)



Penulis: Aisylu Akhmetzianova

Kapal kontainer Korea memulai pelayaran perdananya melalui rute Arktik.

Kementerian Kelautan dan Perikanan mengatakan bahwa uji coba pelayaran kapal kontainer Korea melalui Rute Laut Timur Laut untuk pertama kalinya dimulai pada 22 tanggal Agustus 2026. Pelayaran tersebut merupakan bagian dari agenda kebijakan nasional untuk mengamankan posisi terdepan dalam pembukaan rute perdagangan baru melalui pengembangan jalur pelayaran Arktik.

Ini merupakan pertama kalinya dalam 10 tahun sejak tahun 2016 kapal Korea berlayar melalui Rute Laut Timur Laut. Ini juga menjadi uji coba pelayaran kapal kontainer pertama Korea melalui rute tersebut.

Kapal yang digunakan dalam pelayaran tersebut adalah Panstar Acro, kapal kontainer berkapasitas 2.758 TEU milik Panstar Line Dot Com. Kapal itu mengangkut muatan sebanyak 737 TEU, termasuk produk kimia, mobil bekas, dan suku cadang kendaraan, serta 100 kontainer kosong, dengan total 837 TEU.

Panstar Acro bertolak dari Pelabuhan Busan dan akan melintasi Rute Laut Timur Laut sebelum singgah secara berturut-turut di Felixstowe, Inggris, pada tanggal 9 September 2026; Rotterdam, Belanda, pada tanggal 11 September 2026; dan Gdansk, Polandia, pada tanggal 15 September 2026.

Setelah itu, kapal akan kembali melintasi Rute Laut Timur Laut dan dijadwalkan tiba kembali di Pelabuhan Busan pada tanggal 5 Oktober 2026. Jarak pelayaran di perairan Arktik saja mencapai sekitar 6.400 kilometer, sedangkan keseluruhan perjalanan diperkirakan berlangsung selama 45 hari.

Kementerian Kelautan dan Perikanan berencana menganalisis jarak dan waktu tempuh, konsumsi bahan bakar, serta biaya operasional berdasarkan hasil uji coba tersebut. Hasil analisis akan digunakan untuk mengidentifikasi langkah-langkah kebijakan guna mendorong pemanfaatan rute pelayaran Arktik.

aisylu@korea.kr

konten yang terkait