Kebijakan

2026.07.23

Presiden Lee Jae Myung menyampaikan sambutan dalam jamuan makan malam bagi para duta besar dan perwakilan organisasi internasional yang digelar di Nokjiwon, Cheong Wa Dae, pada tanggal 23 Juni 2026.

Presiden Lee Jae Myung menyampaikan sambutan dalam jamuan makan malam bagi para duta besar dan perwakilan organisasi internasional yang digelar di Nokjiwon, Cheong Wa Dae, pada tanggal 23 Juni 2026.



Penulis: Hong Angie
Foto: Cheong Wa Dae

Presiden Lee Jae Myung akan memulai lawatan ke San Francisco di Amerika Serikat serta tiga negara di Amerika Latin, yakni Brasil, Cile, dan Argentina, mulai tanggal 24 Juli hingga 3 Agustus 2026 selama 11 hari 9 malam. Dalam perjalanan pulang, Presiden Lee juga dijadwalkan singgah di Frankfurt, Jerman.

Lawatan ini bertujuan memperkuat kerja sama global di bidang kecerdasan buatan (AI) dan semikonduktor, yang menjadi motor pertumbuhan baru Korea, sekaligus membangun kemitraan strategis di bidang keamanan ekonomi serta memperkuat diversifikasi rantai pasok bersama negara-negara utama di Amerika Latin yang kaya akan sumber daya alam.

Sebagai agenda pertama, Presiden Lee akan menggelar serangkaian pertemuan di San Francisco pada tanggal 24 Juli 2026 dengan para petinggi perusahaan AI terkemuka dunia, yakni Dario Amodei, CEO Anthropic; Sam Altman, CEO OpenAI; Jensen Huang, CEO NVIDIA; serta Hock Tan, Presiden sekaligus CEO Broadcom.

Presiden Lee kemudian akan menghadiri San Francisco AI Summit untuk membahas percepatan pelaksanaan tiga megaproyek nasional yang diumumkan pemerintah bulan Juni 2026, yang berfokus pada semikonduktor, pusat data AI, dan teknologi physical AI, sekaligus memperkuat kerja sama global dengan perusahaan-perusahaan teknologi besar di Silicon Valley.

Pada tanggal 25 Juli 2026, Presiden Lee dijadwalkan menghadiri Silicon Valley Venture Investment Meetup. Melalui forum tersebut, ia akan mendorong kerja sama dengan perusahaan modal ventura (VC) terkemuka dunia guna menghubungkan ekosistem investasi ventura Korea dan Amerika Serikat serta memperluas peluang pendanaan global bagi startup Korea.

Presiden Lee Jae Myung (kanan) berjabat tangan dengan Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva dalam pertemuan puncak Korea–Brasil yang digelar di Cheong Wa Dae pada tanggal 23 Februari 2026.

Presiden Lee Jae Myung (kanan) berjabat tangan dengan Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva dalam pertemuan puncak Korea–Brasil yang digelar di Cheong Wa Dae pada tanggal 23 Februari 2026.



Setelah menyelesaikan agenda di Amerika Serikat, Presiden Lee akan melanjutkan rangkaian lawatan ke tiga negara di Amerika Latin, yakni Brasil, Cile, dan Argentina, mulai tanggal 26 Juli 2026 dalam rangka memperkuat kerja sama ekonomi.

Sebagai agenda pertama, Presiden Lee akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Brasil atas undangan Presiden Luiz Inacio Lula da Silva pada tanggal 26–29 Juli 2026. Setibanya di Brasília pada tanggal 26 Juli 2026, Presiden Lee akan menghadiri resepsi penyambutan.

Pada tanggal 27 Juli, ia dijadwalkan menggelar pertemuan puncak dengan Presiden Lula di Istana Alvorada, yang akan dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) serta jamuan makan siang kenegaraan. Setelah itu, Presiden Lee akan bertolak ke São Paulo untuk menghadiri pertemuan dengan warga Korea serta Korea-Brazil Business Roundtable.

Selanjutnya, pada tanggal 29–30 Juli 2026, Presiden Lee akan melakukan kunjungan resmi ke Cile dan menggelar pertemuan puncak dengan Presiden Jose Antonio Kast. Pada tanggal 30 Juli 2026, ia akan menghadiri upacara penyambutan resmi di Istana La Moneda, yang akan diikuti dengan pertemuan puncak, penandatanganan MoU, serta konferensi pers bersama guna membahas langkah penguatan kerja sama bilateral.

Mulai malam 30 Juli hingga 1 Agustus 2026, Presiden Lee akan melakukan kunjungan resmi ke Argentina, yang menandai kunjungan resmi pertama Presiden Korea ke negara tersebut dalam 22 tahun. Pada tanggal 31 Juli 2026, Presiden Lee akan menggelar pertemuan puncak dengan Presiden Javier Milei di Casa Rosada, Istana Kepresidenan Argentina. Rangkaian lawatan ke Amerika Latin akan ditutup dengan jamuan makan malam bersama warga Korea.

Dalam pengarahan pada tanggal 22 Juli 2026, Kepala Kantor Keamanan Nasional Cheong Wa Dae, Wi Sung-lac, mengatakan bahwa lawatan kali ini difokuskan pada perluasan perdagangan, investasi, dan ekspansi pasar bersama negara-negara ekonomi utama di Amerika Latin.

Ia menambahkan bahwa Korea akan membahas dimulainya kembali perundingan Perjanjian Perdagangan Korea–Mercosur dengan Brasil dan Argentina, serta modernisasi Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) dengan Cile guna memperluas kehadiran perusahaan Korea di Amerika Latin sekaligus memperluas jangkauan diplomasi Korea ke kawasan Global South.

Setelah menyelesaikan lawatan ke Amerika Latin, Presiden Lee akan menggelar pertemuan dengan warga Korea di Frankfurt, Jerman, pada tanggal 2 Agustus 2026 dalam perjalanan pulang, sebelum kembali ke Korea pada tanggal 3 Agustus 2026.

shong9412@korea.kr

konten yang terkait