Kebijakan

2026.07.24

Wakil Menteri Urusan Patriot dan Veteran Kang Yun-jin menjelaskan terpilihnya Daejeon sebagai tuan rumah Invictus Games serta dampak yang diharapkan dari penyelenggaraan ajang tersebut dalam pengarahan kebijakan kepada jurnalis asing di Seoul Press Center, Jung-gu, Seoul, pada tanggal 22 Juli 2026. (Kementerian Urusan Patriot dan Veteran)

Wakil Menteri Urusan Patriot dan Veteran Kang Yun-jin menjelaskan terpilihnya Daejeon sebagai tuan rumah Invictus Games serta dampak yang diharapkan dari penyelenggaraan ajang tersebut dalam pengarahan kebijakan kepada jurnalis asing di Seoul Press Center, Jung-gu, Seoul, pada tanggal 22 Juli 2026. (Kementerian Urusan Patriot dan Veteran)



Penulis: Jeong Euiseok
Foto: Kementerian Urusan Patriot dan Veteran

Daejeon akan menjadi kota pertama di Asia yang menjadi tuan rumah Invictus Games 2029, ajang olahraga internasional bagi prajurit yang mengalami cedera dalam tugas militer.

Kementerian Urusan Patriot dan Veteran pada tanggal 20 Juli 2026 mengumumkan bahwa Invictus Games Foundation yang bermarkas di Inggris secara bulat menetapkan Daejeon sebagai tuan rumah Invictus Games 2029. Daejeon berhasil mengungguli San Diego (Amerika Serikat) dan Aalborg (Denmark) dalam proses seleksi tuan rumah.

Invictus Games merupakan ajang olahraga internasional yang didirikan pada tahun 2014 untuk membantu pemulihan fisik, psikologis, dan sosial prajurit yang mengalami cedera dengan memanfaatkan olahraga. Kompetisi ini mempertandingkan sembilan cabang olahraga wajib, termasuk renang, panahan, dan atletik, serta dua hingga tiga cabang pilihan. Sejak edisi 2018, ajang ini diselenggarakan setiap dua tahun.

Invictus Games 2029 akan berlangsung pada tanggal 6–15 Oktober 2029 di Daejeon Convention Center. Lebih dari 3.000 atlet, anggota keluarga, dan ofisial dari 26 negara diperkirakan akan berkunjung ke Korea untuk mengikuti ajang tersebut.

Pemerintah Korea akan memulai persiapan secara penuh dengan menyusun undang-undang khusus pada tahun 2026, disusul pembentukan panitia penyelenggara pada tahun 2027.

Untuk pertama kalinya, penyelenggaraan Invictus Games akan mengadopsi konsep tata ruang yang membagi arena menjadi empat klaster (Cluster A–D) sesuai fungsi dan maknanya.

Cluster A akan menjadi pusat kegiatan utama yang mencakup akomodasi, Daejeon Convention Center, dan arena pertandingan. Cluster B dirancang sebagai ruang bagi atlet untuk melampaui batas kemampuan mereka. Cluster C akan menghubungkan arena pertandingan dengan kawasan perkotaan, sedangkan Cluster D akan menjadi ruang simbolis yang merepresentasikan penghormatan kepada para veteran melalui nilai-nilai mengenang, pemulihan, dan kebersamaan.

Wakil Menteri Urusan Patriot dan Veteran Kang Yun-jin, dalam pengarahan kebijakan kepada jurnalis asing yang digelar di Seoul Press Center pada tanggal 22 Juli 2026, mengatakan keberhasilan Daejeon menjadi tuan rumah didukung oleh kerja sama erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan organisasi veteran penyandang disabilitas.

Ia menambahkan bahwa status Daejeon sebagai kota pertama di Asia yang menjadi tuan rumah serta pengalaman Korea bangkit dari luka Perang Korea (1950–1953) turut menjadi faktor penting dalam keberhasilan pencalonan tersebut.

Sementara itu, menjelang Hari Veteran Pasukan PBB pada tanggal 27 Juli 2026, Kementerian Urusan Patriot dan Veteran akan mengundang 73 veteran Perang Korea dari negara-negara anggota PBB serta keluarga mendiang veteran ke Korea. Mereka dijadwalkan berada di Korea pada tanggal 24–29 Juli 2026 untuk menghadiri upacara peringatan Hari Veteran Pasukan PBB serta mengunjungi Museum Nasional Korea, War Memorial of Korea, dan Panmunjeom di Zona Demiliterisasi (DMZ).

innocence@korea.kr

konten yang terkait