Kebijakan

2026.07.06

Presiden Lee Jae Myung memberikan kata sambutan dalam Laporan Publik Visi Pengembangan Industri Termutakhir Kawasan Gyeongsang yang digelar pada tanggal 3 Juli 2026 di Kota Jinju, Provinsi Gyeongsangnam. (Cheong Wa Dae)

Presiden Lee Jae Myung memberikan kata sambutan dalam Laporan Publik Visi Pengembangan Industri Termutakhir Kawasan Gyeongsang yang digelar pada tanggal 3 Juli 2026 di Kota Jinju, Provinsi Gyeongsangnam. (Cheong Wa Dae)



Penulis: Aisylu Akhmetzianova

Enam perusahaan Korea akan menyuntikkan investasi sebesar 312 triliun won di kawasan Gyeongsang untuk pengembangan industri physical AI dan antariksa.

Kementerian Ekonomi dan Keuangan mengungkapkan bahwa pemerintah mengumumkan hal tersebut dalam Laporan Publik Visi Pengembangan Industri Termutakhir Kawasan Gyeongsang yang digelar pada tanggal 3 Juli 2026 di Kota Jinju, Provinsi Gyeongsangnam.

Laporan publik tersebut merupakan laporan ketiga yang digelar setelah laporan untuk kawasan Jeolla dan Chungcheong.

Laporan publik untuk kawasan Gyeongsang tersebut dihadiri lebih dari 200 orang pejabat yang terdiri dari Presiden Lee Jae Myung, pemimpin perusahaan-perusahaan Korea yang akan berinvestasi di Gyeongsang, serta pejabat pemerintah pusat maupun daerah setempat.

Grup Hanwha mengungkapkan akan berinvestasi sebesar 55 triliun won untuk membangun pusat data kecerdasan buatan (AI) yang akan digunakan untuk satelit, roket peluncur, dan antariksa/pertahanan.

Hyundai Motor Company akan menyuntikkan dana sebesar 42 triliun won untuk bidang mobilitas swakemudi berbasis AI, klaster manufaktur untuk suku cadang utama masa depan, AI manufaktur, serta aviasi/antariksa masa depan.

Samsung mengungkapkan akan membangun jalur produksi masal robot humaniod dengan dana sebesar 60 triliun won.

Grup SK menyatakan akan menggunakan 140 triliun won untuk membangun pusat data AI kelas 2 GW di kawasan Gyeongsang.

Grup Doosan akan mengucurkan investasi sebesar 5,1 triliun won untuk sektor SMR (reaktor modular kecil) sedangkan grup LG akan menyuntikkan 9,4 triliun won untuk subtrat semikonduktor.

Selain itu, pemerintah berencana akan menjadikan Gyeongsang sebagai pusat teknologi termutakhir terdepan dengan bertumpu pada pembentukan pusat inovasi semikonduktor generasi baru serta material, komponen, dan peralatan; pembagunan pusat data AI berkapasitas 2 GW; serta pembentukan sabuk superinovasi robot canggih.

Pemerintah juga akan membangun pusat penghubung kedirgantaraan yang berpusat di Sacheon yang menjadi lokasi KASA (Badan Penerbangan dan Antariksa Korea) untuk mendukung industri kerdigantaraan Korea.

aisylu@korea.kr

konten yang terkait