Foto di atas menunjukkan potret Presiden Lee saat memimpin rapat pada tanggal 4 Juni 2026 di Cheong Wa Dae. (Cheong Wa Dae)
Penulis: Kim Hyelin
Presiden Lee Jae Myung akan mengunjungi negara-negara Eropa pada tanggal 9-18 Juni 2026. Ia akan mengunjungi Belgia, kantor Uni Eropa, Italia, dan Tahta Suci Vatikan sebelum menghadiri KTT (Konferensi Tingkat Tinggi) G7 yang digelar di Evian, Prancis.
Jadwal perjalanan Presiden Lee tersebut diungkapkan oleh Kepala Kantor Keamanan Nasional Cheong Wa Dae, Wi Sung-lac, dalam pengarahan yang digelar pada tanggal 5 Juni 2026.
Presiden Lee akan mengawali jadwal kunjungannya dengan menghadiri dialog dan makan malam bersama diaspora Korea pada tanggal 9 Juni 2026 (waktu setempat) di Brussel, Belgia.
Ia akan menggelar KTT Korea-Belgia dengan Perdana Menteri Belgium, Bart De Wever pada tanggal 10 Juni 2026 pagi, dilanjutkan dengan dialog bersama Raja Philippe dari Belgia pada sore harinya.
Wi mengungkapkan bahwa kunjungan kali ini digelar untuk membuka jalan kerja sama yang lebih luas antara perusahaan kecil dan menengah Korea serta Belgia.
Setelah pertemuan dengan Raja Belgia, Presiden Lee akan bertemu dengan Presiden Dewan Eropa, Antonio Costa, serta Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen.
Wi menjelaskan bahwa pertemuan tersebut akan menjadi panggung diplomasi dengan Uni Eropa yang menjadi blok perdagangan terbesar di dunia dengan 450 juta penduduk dan 27 negara anggota.
Ia menekankan bahwa Uni Eropa menjadi tujuan kerja sama yang wajib dijalin untuk kemajuan diplomasi dengan negara-negara G7.
Presiden Lee direncanakan akan mendiskusikan isu-isu terkini di Semenanjung Korea dan Timur Tengah serta cara untuk mencapai kestabilan pasokan energi dan jaringan suplai.
Presiden Lee kemudian akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Italia pada tanggal 11-13 Juni 2026 melalui undangan dari Presiden Italia, Sergio Mattarella.
Presiden Lee akan mengeglar KTT Korea-Italia pada tanggal 11 Juni 2026 yang kemudian dilanjutkan dengan dialog bersama para anggota dewan legislatif Italia, peletakan bunga di makam prajurit yang tak dikenal, serta jamuan makan malam kenegaraan.
Pada tanggal 12 Juni 2026 Presiden Lee akan berdialog dengan Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, lalu menghadiri Forum Bisnis Meja Bundar Korea-Italia.
Menurut tradisi kunjungan kenegaraan pemimpin negara asing di Italia, Presiden Lee akan mengunjungi Firenze pada tanggal 13 Juni 2026 untuk mempererat kerja sama budaya antara Korea dan Italia.
Presiden Lee akan melanjutkan kunjungannya ke Tahta Suci Vatikan pada tanggal 14-15 Juni 2026.
Ia akan menghadiri misa khusus untuk perdamaian dan solidaritas yang akan digelar pada tanggal 14 Juni 2026 di Basilika Santo Paulis di Luar Tembok.
Presiden Lee akan berdialog dengan Paus Leo XIV dan Kardinal Sekretaris Negara Vatikan, Pietro Parolin, pada tanggal 15 Juni 2026.
Wi menuturkan bahwa kunjungan Presiden Lee ke Vatikan akan menjadi momen untuk memastikan kembali dukungan dan perhatian Tahta Suci Vatikan terhadap perdamaian Semenanjung Korea.
Jadwal terakhir Presiden Lee di Eropa adalah KTT G7 yang akan digelar pada tanggal 16-17 Juni 2026 di Evian, Prancis.
KTT G7 kali ini akan mendiskusikan cara untuk mengurangi ketidakseimbangan global serta isu-isu terkait kecerdasan buatan dan digital di antara pemimpin dunia yang hadir.
Wi mengatakan, "Korea akan menghadiri KTT G7 selama dua tahun berturut-turut."
Ia menambahkan, "Sebagai negara ketua G20 pada tahun 2028, Korea akan terus memimpin kerja sama dalam agenda-agenda terkait dan mengamankan momentum diplomasi pragmatis yang berorientasi pada kepentingan nasional."
kimhyelin211@korea.kr