Kebijakan

2025.11.14

Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Tekonologi Informasi menyatakan pada tanggal 13 November 2025 (waktu setempat) bahwa Kang Ha-yeon, peneliti di Institut Penelitian Kebijakan Komunikasi dan Informasi Korea (KISDI), telah terpilih sebagai ketua pertama sejak penggabungan Kelompok Kerja Tata Kelola AI OECD (AIGO) dan Kemitraan Global untuk AI (GPAI). (Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Tekonologi Informasi)

Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Tekonologi Informasi menyatakan pada tanggal 13 November 2025 (waktu setempat) bahwa Kang Ha-yeon, peneliti di Institut Penelitian Kebijakan Komunikasi dan Informasi Korea (KISDI), telah terpilih sebagai ketua pertama sejak penggabungan Kelompok Kerja Tata Kelola AI OECD (AIGO) dan Kemitraan Global untuk AI (GPAI). (Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Tekonologi Informasi)



Penulis: Xu Aiying

Seorang warga negara Korea terpilih sebagai ketua pertama setelah penggabungan Kelompok Kerja Tata Kelola AI OECD (AIGO) dan Kemitraan Global untuk AI (GPAI).

Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Tekonologi Informasi menyatakan pada tanggal 13 November 2025 (waktu setempat) bahwa Kang Ha-yeon, peneliti di Institut Penelitian Kebijakan Komunikasi dan Informasi Korea (KISDI), telah terpilih sebagai ketua baru.

Pemilihan kali ini merupakan pergantian ketua pertama sejak GPAI resmi diintegrasikan ke dalam sistem OECD pada Juli tahun 2024. Ini adalah pertama kalinya Korea memegang posisi ketua AIGO maupun GPAI. Langkah ini dinilai sangat signifikan karena menunjukkan bahwa Korea telah memperoleh kepemimpinan substantif di panggung utama diskusi internasional mengenai AI.

Sejak menjadi organisasi internasional pertama yang mengadopsi Prinsip AI pada tahun 2019, OECD telah menetapkan arah tata kelola AI di tingkat global.

AIGO merupakan kelompok kerja utama OECD yang berdasarkan prinsip tersebut berbagi kebijakan AI antarnegara anggota serta membahas isu-isu penting, termasuk etika, keselamatan, dan regulasi yang muncul seiring perkembangan teknologi AI.

GPAI merupakan forum multilateral mengenai AI yang diluncurkan pada tahun 2020 atas usulan negara-negara G7. Kedua organisasi tersebut memperkuat perannya sebagai pusat kerja sama global di bidang AI melalui proses integrasi ini.

Ketua Kang menyatakan tekadnya dengan mengatakan, "Saya akan berkontribusi aktif agar pembahasan mengenai tata kelola AI di OECD berkembang menjadi kerangka kebijakan yang inklusif dan dapat diimplementasikan, sehingga tidak hanya negara maju tetapi juga negara berkembang dan negara nonanggota dapat memahami dan berpartisipasi di dalamnya."

Ia telah memimpin kerja sama internasional Korea di bidang digital dan AI. Sebelumnya, ia menjabat sebagai wakil ketua AIGO dan GPAI OECD serta ketua bersama Kelompok Kerja Telekomunikasi dan Informasi APEC (TEL).

Secara khusus, ia diakui atas kemampuan koordinasinya dalam Pertemuan Menteri Digital dan AI APEC pada Agustus 2025 karena berhasil mendorong tercapainya kesepakatan bulat dari 21 ekonomi anggota serta adopsi pernyataan menteri, meskipun situasi geopolitik saat itu rumit akibat ketegangan AS-Tiongkok.

xuaiy@korea.kr

konten yang terkait