Korea Arboretum and Garden Institute (KOAGI) pada tanggal 22 September 2025 mengumumkan telah menetapkan 20 lembaga pertama yang akan berpartisipasi dalam proyek kerja sama internasional "Global Seed Conservation Grants Program (GSC Grants Program)" yang dilaksanakan bersama Botanic Gardens Conservation International (BGCI) selama tiga tahun. Pemandangan Gudang Benih Global Baekdudaegan yang terletak di Bonghwa-gun, Provinsi Gyeongsangbuk. (Korea Arboreta and Gardens Institute)
Penulis: Lee Da Som
Korea Arboretum and Garden Institute (KOAGI) pada tanggal 22 September 2025 mengumumkan telah menetapkan 20 lembaga pertama yang akan berpartisipasi dalam proyek kerja sama internasional "Global Seed Conservation Grants Program (GSC Grants Program)" yang dilaksanakan bersama Botanic Gardens Conservation International (BGCI) selama tiga tahun.
Inti dari proyek ini adalah menyimpan secara duplikat benih tanaman dari seluruh dunia yang menghadapi krisis iklim di Gudang Benih Global Baekdudaegan untuk pelestarian jangka panjang. Program ini didanai oleh Aegis Asset Management dan mulai dilaksanakan tahun 2025.
Berdasarkan rencana pengumpulan benih dengan mempertimbangkan pelestarian keanekaragaman hayati serta Daftar Merah IUCN (International Union for Conservation of Nature), serta rencana pengelolaan program secara sistematis, 20 lembaga dipilih sebagai peserta akhir. Sebanyak 52 lembaga telah mengajukan aplikasi sejak Mei 2025.
Proyek ini diikuti oleh lembaga dari 18 negara: enam negara di Afrika, masing-masing lima negara di Amerika Selatan dan Eropa, serta masing-masing satu negara di Asia dan Amerika Utara.
Tahap pertama proyek ini akan berlangsung hingga Desember 2026, dengan benih disimpan di Gudang Benih Global Baekdudaegan untuk tujuan pelestarian.
dlektha0319@korea.kr