Sosial

2025.03.20

Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat Tammy Bruce terkihat sedang memberikan pengarahan pada tanggal 19 Maret 2025 di gedung Deplu AS, Washington, D.C. (tangkapan layar laman resmi Deplu AS)

Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat Tammy Bruce terlihat sedang memberikan pengarahan pada tanggal 19 Maret 2025 di gedung Deplu AS, Washington, D.C. (tangkapan layar laman resmi Deplu AS)



Penulis: Yoon Sojung

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengungkapkan, "AS sangat menghargai hubungan dekat dengan Korea dalam kolaborasi penelitian ilmiah dan menantikan kerja sama yang kuat dan berkelanjutan."

Hal tersebut dikatakan oleh Juru Bicara Deplu AS Tammy Bruce dalam pengarahan yang digelar tanggal 19 Maret 2025 di gedung Deplu AS, Washington, D.C. Hal tersebut disampaikan terkait penetapan Korea sebagai 'negara sensitif' oleh Departemen Energi AS.

Bruce sebelumnya berkata, "Hal tersebut merupakan keputusan Departemen Energi sehingga Anda harus bertanya kepada Departemen Energi."

Sebelumnya Penjabat Duta Besar Amerika Serikat untuk Korea Joseph Yun pada tanggal 18 Maret 2025 mengatakan, "Penetapan daftar negara sensitif hanya terbatas di dalam ranah penelitian Departemen Energi. (Penetapan) itu bukan masalah besar. Apabila Korea stabil dalam segala hal, tidak ada yang perlu dikhawatirkan."

Kementerian Luar Negeri Korea pada hari itu juga menyatakan, "Hal tersebut terkait dengan isu keamanan dan tidak ada masalah apa pun pada kebijakan luar negeri AS. Kami sedang berdiskusi dengan AS."

Selain itu, Menteri Perindustrian, Perdagangan, dan Sumber Daya Ahn Dukgeun akan mengunjungi Washington DC pada tanggal 20-21 Maret 2025. Ia akan berdiskusi terkait permasalahan penetapan Korea sebagai 'negara sensitif' dengan pihak terkait di Departemen Perdagangan dan Departemen Energi AS.


arete@korea.kr

konten yang terkait