Sci/Tekno

2026.10.06



Penulis: Aisylu Akhmetzianova
Video: Saluran YouTube resmi Institut Mesin dan Material Korea

Korea telah mengembangkan teknologi mobil pembersih udara yang mampu menghilangkan partikel debu halus di sekitarnya serta debu rem sambil melaju di jalan.

Jika dikomersialkan, teknologi ini diharapkan menjadi titik balik penting bagi peningkatan kualitas udara perkotaan.

Tim peneliti Institut Mesin dan Material Korea (KIMM) menyatakan telah mengembangkan teknologi mobil pembersih udara yang mampu mengurangi debu halus di sekitar jalan dan debu akibat keausan rem secara bersamaan saat kendaraan melaju.

Tim ini dipimpin oleh Han Bang Woo, Kepala Laboratorium Penelitian Lingkungan Perkotaan pada Divisi Penelitian Energi Ramah Lingkungan.

Teknologi ini merupakan salah satu hasil penelitian utama AirFive yang termasuk dalam lima merek unggulan KIMM.

Teknologi tersebut dapat diterapkan pada mobil sehingga kendaraan berfungsi sebagai perangkat pembersih udara bergerak yang membersihkan udara di berbagai penjuru kota.

Teknologi yang diterapkan meliputi pengumpulan debu tipe gril, pengumpulan debu tipe kaliper rem, serta transfer daya nirkabel untuk mendukung pembersihan udara saat mobil diparkir.

Teknologi tersebut telah dipasang dan diuji pada berbagai model mobil, seperti Carnival dan Sonata, untuk memverifikasi kinerja serta kelayakan penerapannya.

Berdasarkan hasil uji kinerja, perangkat pengumpul debu tipe gril mampu menghilangkan setidaknya 95% partikel debu PM2,5 dan setidaknya 99% partikel debu PM2,5-10 pada kecepatan 30 km/jam.

Perangkat tersebut mempertahankan kinerja yang sama pada kecepatan 50 km/jam. Satu mobil mampu membersihkan sekitar 1.800 m³ udara per jam.

Tim peneliti telah memublikasikan hasil penelitian tersebut dalam sejumlah jurnal ilmiah internasional, seperti Tribology International dan Atmosphere.

Tim pun telah mengajukan sejumlah permohonan paten di Korea, Amerika Serikat, Jerman, dan negara lainnya.


aisylu@korea.kr

konten yang terkait