Menurut laporan yang dirilis tanggal 7 September 2026, belanja litbang pemerintah, perusahaan, universitas, lembaga nirlaba, dan institusi lainnya di Korea pada tahun 2024 mencapai 131 triliun won. (iClickArt) *Reproduksi dan pendistribusian ulang foto di atas secara tidak sah dilarang berdasarkan undang-undang hak cipta.
Penulis: Kang Gahui
Proporsi belanja penelitian dan pengembangan (litbang) sains dan teknologi Korea terhadap produk domestik bruto (PDB) tercatat sebagai yang tertinggi kedua di dunia.
Hal tersebut tercermin dalam laporan Indikator Sains dan Teknologi yang dirilis oleh Institut Nasional Kebijakan Sains dan Teknologi (NISTEP) yang berada di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Sains, dan Teknologi Jepang.
Menurut laporan yang dirilis tanggal 7 September 2026, belanja litbang pemerintah, perusahaan, universitas, lembaga nirlaba, dan institusi lainnya di Korea pada tahun 2024 mencapai 131 triliun won.
Rasio belanja litbang Korea terhadap PDB mencapai 5,13%. Angka tersebut merupakan yang tertinggi di antara 24 negara adan wilayah yang disurvei setelah Israel dengan 6,76%.
Rasio Korea juga lebih tinggi dibandingkan dengan Swedia (3,56%), Amerika Serikat (3,44%), Jepang (3,44%), Inggris (2,75%), Tiongkok (2,69%), serta 27 negara Uni Eropa (2,13%).
Laporan tersebut menjelaskan bahwa Korea menempati peringkat pertama di antara negara-negara utama dan rasio total belanja litbang terhadap PDB meningkat pesat sejak memasuki tahun 2000-an.
Dari segi nilai keseluruhan belanja litbang, Tiongkok menempati peringkat pertama untuk pertama kalinya setelah AS.
Belanja litbang Tiongkok tercatat sebesar 97,1 triliun yen, sedangkan AS mencapai 95,3 triliun yen.
Data Indikator Sains dan Teknologi yang diterbitkan NISTEP. (NISTEP)