Para peneliti KARI (Korea Aerospace Research Institute) terlihat sedang memantau peluncuran Falcon 9 dari stasiun bumi satelit pada tanggal 3 Mei 2026. (KASA)
Penulis: Kang Gahui
Satelit berukuran menengah generasi baru (CAS500-2) berhasil diluncurkan pada tanggal 3 Mei 2026. Ini merupakan satelit pertama yang dikembangkan secara mandiri oleh Korea Aerospace Industries (KAI) dengan peran utama sektor swasta.
Menurut Kementerian Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi serta KASA (Badan Penerbangan dan Antariksa Korea) pada tanggal 3 Mei 2026, CAS500-2 diluncurkan pada pukul 15.59 (waktu Korea) dari Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg di California, Amerika Serikat, menggunakan roket Falcon 9 milik SpaceX. Sekitar 60 menit setelah peluncuran, satelit berhasil terpisah secara normal dari roket dan berhasil melakukan lima kali komunikasi.
CAS500-2 merupakan satelit observasi bumi yang dikembangkan untuk memastikan penguasaan platform standar kelas 500 kilogram serta mendorong alih teknologi ke sektor swasta. Satelit ini memiliki berat 534 kilogram dan mampu melakukan observasi presisi dengan resolusi 0,5 meter untuk citra hitam-putih serta 2 meter untuk citra berwarna.
Satelit ini menjadi proyek pertama yang dipimpin sektor industri dengan KAI sebagai pelaksana utama. KAI sebelumnya terlibat dalam pengembangan CAS500-1 pada tahun 2015 dan menerima alih teknologi, sebelum memimpin pengembangan CAS500-2 sejak tahun 2018.
Selain KAI, proyek ini juga melibatkan perusahaan swasta, termasuk Hanwha Systems, Genohco, dan Lumir. Inisiatif ini dinilai menjadi titik balik peralihan struktur pengembangan satelit Korea dari yang sebelumnya berpusat pada lembaga penelitian pemerintah menjadi berbasis industri.
CAS500-2 akan menjalani proses operasi awal selama sekitar empat bulan, sebelum mulai dimanfaatkan bersama CAS500-1 pada paruh kedua tahun ini untuk pengelolaan sumber daya wilayah dan penanggulangan bencana.
Kepala KASA, Oh Taeseog, menyatakan bahwa keberhasilan peluncuran CAS500-2 merupakan tonggak penting dalam membuka era New Space yang dipimpin sektor swasta. Ia menambahkan bahwa pengembangan satelit menengah berbiaya rendah dan multifungsi berbasis platform standar diharapkan dapat membuka peluang ekspansi ke pasar luar negeri.
kgh89@korea.kr