Penulis: Wartawan Kehormatan Surya Nolaivani dari Indonesia
Foto: Surya Nolaivani
Area K-Culture Experience dalam rangkaian pertunjukan FEVER in Jakarta oleh Ambiguous Dance Company pada hari Jumat (02/10/2026) di KOREA360, Jakarta.
Korean Cultural Center Indonesia (KCCI) menghadirkan K-Culture Experience dalam rangkaian pertunjukan FEVER in Jakarta oleh Ambiguous Dance Company pada tanggal 2-3 Oktober 2026 di Main Atrium KOREA 360, Lotte Mall, Jakarta.
Kegiatan tersebut memberi pengunjung kesempatan mengenal budaya Korea melalui praktik langsung. Penulis berkunjung pada hari Jumat (02/10/2026) untuk mencoba membuat layang-layang tradisional Korea (yeon) dan kertas permainan ttakji.
Papan informasi aktivitas Ttakji Making dan Korean Kite Making dalam rangkaian pertunjukan FEVER in Jakarta oleh Ambiguous Dance Company pada hari Jumat (02/10/2026) di KOREA360, Jakarta.
Pada aktivitas Korean Kite Making, pengunjung dapat mencoba membuat layang-layang Korea. Layang-layang tradisional ini umumnya menggunakan kertas hanji dan rangka bambu ringan. Proses pembuatannya membutuhkan ketelitian dalam menyusun rangka dan memasang kertas agar layang-layang tetap seimbang serta stabil saat diterbangkan.
Proses pembuatan layang-layang Korea dalam aktivitas K-Culture Experience dalam rangkaian pertunjukan FEVER in Jakarta oleh Ambiguous Dance Company pada tanggal 2-3 Oktober 2026 di Main Atrium KOREA 360, Lotte Mall, Jakarta.
Layang-layang telah dikenal di Korea sejak masa Kerajaan Silla pada abad ke-7 ketika penggunaannya tercatat untuk keperluan militer. Seiring waktu, menerbangkan layang-layang berkembang menjadi permainan rakyat yang biasa dilakukan sejak Tahun Baru Seollal hingga Daeboreum, perayaan bulan purnama pertama dalam kalender lunar. Tradisi ini memperlihatkan hubungan permainan tradisional dengan kehidupan masyarakat Korea.
Pengunjung membuat layang-layang tradisional Korea dalam aktivitas K-Culture Experience dalam rangkaian pertunjukan FEVER in Jakarta oleh Ambiguous Dance Company pada hari Jumat (02/10/2026) di KOREA360, Jakarta.
Penulis juga mencoba Ttakji Making, aktivitas melipat kertas untuk membuat kepingan permainan ttakji. Kertas dilipat menjadi persegi dengan lipatan yang cukup kuat agar dapat digunakan untuk bermain. Aturannya sederhana. Pemain membanting ttakji miliknya ke arah kepingan lawan yang diletakkan di permukaan datar dengan tujuan membuat kepingan tersebut terbalik.
Proses pembuatan kepingan ttakji dalam aktivitas K-Culture Experience dalam rangkaian pertunjukan FEVER in Jakarta oleh Ambiguous Dance Company pada hari Jumat (02/10/2026) di KOREA360, Jakarta.
Permainan ini semakin dikenal secara global setelah muncul dalam serial Netflix Squid Game. Namun, ttakji telah lama menjadi permainan anak-anak di Korea. Di acara ini, pengunjung dapat mengenalnya dengan membuat sendiri kepingan kertas untuk bermain.
Layang-layang dan kepingan ttakji yang penulis buat dalam aktivitas K-Culture Experience dalam rangkaian pertunjukan FEVER in Jakarta oleh Ambiguous Dance Company pada hari Jumat (02/10/2026) di KOREA360, Jakarta.
Bagi penulis, K-Culture Experience menjadi kesempatan mengenal tradisi Korea melalui praktik langsung. Dengan membuat layang-layang dan melipat ttakji, pengunjung dapat memahami bahan serta proses pembuatan kedua permainan tersebut. Layang-layang dan ttakji hasil buatan sendiri pun menjadi kenang-kenangan dari pengalaman mengenal Korea melalui kegiatan sederhana yang menyenangkan.
margareth@korea.kr
*Artikel ini ditulis oleh Wartawan Kehormatan Korea.net. Program Wartawan Kehormatan dijalankan oleh Korea.net di bawah Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata. Para anggotanya merupakan sukarelawan yang memperkenalkan berbagai hal tentang Korea kepada dunia dengan berperan sebagai jembatan budaya.