Wartawan Kehormatan

2026.08.18

Membaca artikel ini dalam bahasa yang lain
  • 한국어
  • English
  • 日本語
  • 中文
  • العربية
  • Español
  • Français
  • Deutsch
  • Pусский
  • Tiếng Việt
  • Indonesian

Penulis: Wartawan Kehormatan Surya Nolaivani dari Indonesia
Foto: Surya Nolaivani

Koki Park Seung Chan bersama MC membuka kelas memasak yang digelar sebagai bagian dari rangkaian K-Food & K-Seafood Festa 2026 pada hari Selasa (11/8/2026) di Modena Experience Center, Jakarta.

Koki Park Seung Chan bersama MC membuka kelas memasak yang digelar sebagai bagian dari rangkaian K-Food & K-Seafood Festa 2026 pada hari Selasa (11/8/2026) di Modena Experience Center, Jakarta.


Membuat makanan Korea tidak harus selalu mengikuti resep yang rumit. Melalui kelas memasak makanan Korea, penulis mempelajari beberapa trik sederhana yang bisa membuat rasa makanan Korea menjadi lebih nikmat.

Bersama Koki Park Seung Chan, para peserta diajak untuk belajar membuat serta memahami rahasia di balik cita rasa tokpoki dan tuna jumeokbap (nasi kepal ala Korea).

Kegiatan tersebut berlangsung pada hari Selasa (11/8/2026) di Modena Experience Center Jakarta sebagai bagian dari rangkaian K-Food & K-Seafood Festa 2026.

Koki Park Seung Chan membagikan beragam tip sederhana untuk membuat masakan Korea menjadi lebih lezat melalui kelas memasak yang digelar sebagai bagian dari rangkaian K-Food & K-Seafood Festa 2026 pada hari Selasa (11/8/2026) di Modena Experience Center, Jakarta.

Koki Park Seung Chan membagikan beragam tip sederhana untuk membuat masakan Korea menjadi lebih lezat melalui kelas memasak yang digelar sebagai bagian dari rangkaian K-Food & K-Seafood Festa 2026 pada hari Selasa (11/8/2026) di Modena Experience Center, Jakarta.


Salah satu yang paling menarik perhatian penulis adalah tip dari Park saat membuat tokpoki. Ternyata, jumlah bawang bombai bisa memengaruhi rasa akhir masakan. Jika menggunakan bawang bombai lebih banyak, rasa tokpoki akan menjadi lebih manis secara alami.

Sementara itu, daun bawang berperan penting dalam memberikan aroma yang membuat tokpoki terasa semakin menggoda bahkan sebelum disantap.

Ada pula satu trik sederhana yang ternyata bisa membuat perbedaan besar, yaitu menambahkan gula terlebih dahulu saat mulai membumbui makanan. Menurut Park, cara itu dapat membuat cita rasa masakan menjadi lebih enak.

Menariknya, tips tersebut tidak hanya berlaku untuk tokpoki, tetapi juga bisa diterapkan pada berbagai jenis masakan lainnya.

Berbagai bahan untuk membuat tokpoki dan tuna jumeokbap dalam kelas memasak yang digelar sebagai bagian dari rangkaian K-Food & K-Seafood Festa 2026 pada hari Selasa (11/8/2026) di Modena Experience Center, Jakarta.

Berbagai bahan untuk membuat tokpoki dan tuna jumeokbap dalam kelas memasak yang digelar sebagai bagian dari rangkaian K-Food & K-Seafood Festa 2026 pada hari Selasa (11/8/2026) di Modena Experience Center, Jakarta.


Keseruan berlanjut saat membuat tuna jumeokbap. Park pun membagikan trik penting, yaitu air dari tuna kaleng sebaiknya disisihkan terlebih dahulu sebelum dicampurkan ke nasi. Dengan begitu, tekstur tuna menjadi lebih kering dan tidak membuat nasi terlalu basah atau mudah hancur ketika dibentuk.

Tokpoki dan tuna jumeokbap siap disantap setelah dibuat dalam kelas memasak yang digelar sebagai bagian dari rangkaian K-Food & K-Seafood Festa 2026 pada hari Selasa (11/8/2026) di Modena Experience Center, Jakarta.

Tokpoki dan tuna jumeokbap siap disantap setelah dibuat dalam kelas memasak yang digelar sebagai bagian dari rangkaian K-Food & K-Seafood Festa 2026 pada hari Selasa (11/8/2026) di Modena Experience Center, Jakarta.


Dari kelas tersebut, penulis memahami bahwa bahan sederhana, cara memasukkan bumbu, hingga tekstur makanan ternyata bisa menentukan hasil akhir dari suatu makanan.

Tokpoki yang manis dan aromatik serta tuna jumeokbap yang padat dan mudah dibentuk menjadi bukti bahwa detail kecil bisa membuat makanan terasa lebih spesial.


margareth@korea.kr

*Artikel ini ditulis oleh Wartawan Kehormatan Korea.net. Program Wartawan Kehormatan dijalankan oleh Korea.net di bawah Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata. Para anggotanya merupakan sukarelawan yang memperkenalkan berbagai hal tentang Korea kepada dunia dengan berperan sebagai jembatan budaya.

konten yang terkait