Wartawan Kehormatan

2026.08.07

Membaca artikel ini dalam bahasa yang lain
  • 한국어
  • English
  • 日本語
  • 中文
  • العربية
  • Español
  • Français
  • Deutsch
  • Pусский
  • Tiếng Việt
  • Indonesian

Penulis: Wartawan Kehormatan Amanda Larasati dari Indonesia
Foto: Amanda Larasati

Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Korea Universitas Indonesia (BKK UI) menyelenggarakan acara puncak Korean Culture Day (KCD) UI 2026 pada tanggal 1 Agustus 2026 di Auditorium Gedung 9 FIB UI, Depok.

Salah satu kegiatan pada acara puncak KCD UI 2026 adalah gelar wicara bertajuk "Lebih dari Sekadar Tren: Memahami Korea sebagai Budaya."

Acara ini menghadirkan Eva Latifah dan Borassaem sebagai narasumber. Eva Latifah merupakan dosen Prodi BKK UI, sedangkan Borassaem merupakan kreator konten dan pengajar bahasa Korea.

Gelar Wicara KCD UI 2026 digelar pada tanggal 1 Agustus 2026 di Auditorium Gedung 9 FIB UI, Depok sebagai rangkaian acara puncak KCD UI 2026.

Gelar Wicara KCD UI 2026 digelar pada tanggal 1 Agustus 2026 di Auditorium Gedung 9 FIB UI, Depok sebagai rangkaian acara puncak KCD UI 2026.


Sebelum gelar wicara dimulai, Tim Seni Himpunan Mahasiswa Koreanologi FIB UI (Hwarang) menampilkan tari buchaechum.

Buchaechum adalah tari tradisional Korea yang menggunakan kipas. Hanbok yang cantik dan gerakan para penari yang indah membuat peserta terpukau.

Tim Seni Hwarang menampilkan tari buchaechum pada pembukaan acara puncak KCD UI 2026 tanggal 1 Agustus di Auditorium Gedung 9 FIB UI, Depok.

Tim Seni Hwarang menampilkan tari buchaechum pada pembukaan acara puncak KCD UI 2026 tanggal 1 Agustus di Auditorium Gedung 9 FIB UI, Depok.


Setelah pertunjukan tari buchaechum, Salmahita selaku moderator memandu Gelar Wicara KCD UI 2026 yang terbagi dalam dua sesi.

Potret Salmahita selaku moderator memandu Gelar Wicara KCD UI 2026 tanggal 1 Agustus 2026 di Auditorium Gedung 9 FIB UI, Depok.

Potret Salmahita selaku moderator memandu Gelar Wicara KCD UI 2026 tanggal 1 Agustus 2026 di Auditorium Gedung 9 FIB UI, Depok.


Di sesi pertama, Eva memaparkan perkembangan budaya Korea di Indonesia. Salah satu faktor budaya Korea diterima dengan luas adalah dukungan pemerintah Korea untuk memfasilitasi penyebaran budaya Korea melalui instansi pemerintah.

Eva mencontohkan Korean Cultural Center Indonesia (KCCI) dan Korea Creative Content Agency (KOCCA) sebagai lembaga pemerintah Korea yang aktif mengenalkan budaya Korea di Indonesia.

Gelar Wicara KCD UI 2026 sesi pertama bersama Eva Latifah (kanan) selaku dosen Prodi BKK UI membahas perkembangan dan tren budaya Korea di Indonesia tanggal 1 Agustus 2026 di Auditorium Gedung 9 FIB UI, Depok.

Gelar Wicara KCD UI 2026 sesi pertama bersama Eva Latifah (kanan) selaku dosen Prodi BKK UI membahas perkembangan dan tren budaya Korea di Indonesia tanggal 1 Agustus 2026 di Auditorium Gedung 9 FIB UI, Depok.


Selain dukungan pemerintah Korea, Eva juga menjelaskan persamaan antara budaya Korea dan Indonesia contohnya budaya mengonsumsi nasi hingga tradisi pulang kampung pada hari raya.

Jika masyarakat Indonesia pulang kampung saat Lebaran, masyarakat Korea juga mengunjungi kampung halaman mereka saat hari raya Chuseok (perayaan panen). Dengan demikian, budaya Korea terasa dekat bagi masyarakat Indonesia.

Ia menuturkan bahwa produk budaya Korea seperti film, lagu, hingga karya sastra mengandung isu-isu sosial budaya. Melalui produk budaya tersebut, masyarakat dapat memahami kondisi sosial masyarakat Korea.

Terkait dengan pembelajaran di Prodi BKK UI, Eva menyatakan salah satu mata kuliah yang banyak diminati oleh mahasiswanya adalah mata kuliah drama.

Tidak hanya diajak untuk menelaah isu sosial budaya dalam masyarakat Korea melalui drama, mahasiswa juga diajak mengasah kreativitas mereka dengan membuat drama bahasa Korea sebagai tugas akhir.

Menariknya drama tersebut dapat mengadaptasi cerita dari drama Korea yang sudah tayang dan dipadukan dengan kreativitas mahasiswa.

Cuplikan video tugas mata kuliah drama mahasiswa BKK UI yang ditampilkan saat Gelar Wicara KCD UI 2026 yang digelar tanggal 1 Agustus 2026 di Auditorium Gedung 9 FIB UI, Depok.

Cuplikan video tugas mata kuliah drama mahasiswa BKK UI yang ditampilkan saat Gelar Wicara KCD UI 2026 yang digelar tanggal 1 Agustus 2026 di Auditorium Gedung 9 FIB UI, Depok.


Menurut Eva menonton film atau drama Korea tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga memberikan banyak pelajaran.

Ada berbagai nilai positif dari budaya Korea yang dapat masyarakat Indonesia contoh seperti menjunjung tinggi pendidikan, budaya untuk melakukan sesuatu dengan cepat, hingga ketepatan waktu.

Di akhir sesi, Eva juga berpesan agar generasi Indonesia tidak hanya menikmati budaya Korea sebagai konsumen, tetapi juga sebagai produsen dengan menciptakan karya-karya kreatif yang memadukan budaya Korea dan Indonesia.

Di sesi kedua, Borassaem menyampaikan pengalaman dan sudut pandangnya sebagai seorang kreator konten dan pengajar bahasa Korea.

Borassaem (kanan) selaku kreator konten dan pengajar bahasa Korea berbagi pengalaman dan cara belajar bahasa Korea pada sesi kedua Gelar Wicara KCD UI 2026 tanggal 1 Agustus 2026 di Auditorium Gedung 9 FIB UI, Depok.

Borassaem (kanan) selaku kreator konten dan pengajar bahasa Korea berbagi pengalaman dan cara belajar bahasa Korea pada sesi kedua Gelar Wicara KCD UI 2026 tanggal 1 Agustus 2026 di Auditorium Gedung 9 FIB UI, Depok.


Borassaem menceritakan ketertarikannya mempelajari bahasa Korea karena drama Korea. Selama lebih dari sepuluh tahun menekuni bahasa Korea, kini Borassaem telah memiliki sebuah lembaga kursus bahasa Korea daring.

Selain itu, ia aktif mengajar bahasa Korea melalui berbagai media sosial seperti Instagram, Tiktok, dan Youtube.

Menurut Borassaem mempelajari bahasa Korea dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan seperti melalui drama, film, atau program varietas Korea.

Hal ini yang mendorongnya membuat konten belajar bahasa Korea dengan memanfaatkan media kreatif tersebut.

Suasana Gelar Wicara KCD 2026 terasa interaktif karena peserta yang hadir berkesempatan untuk berlatih bahasa Korea dengan Borassaem.

Peserta tampak antusias berlatih percakapan sederhana dengan Borassaem seperti menyatakan nama, profesi, dan alasan belajar bahasa Korea.

Potret seorang peserta sedang melakukan praktik bahasa Korea bersama Borassaem pada Gelar Wicara KCD UI 2026 tanggal 1 Agustus 2026 di Auditorium Gedung 9 FIB UI, Depok.

Potret seorang peserta sedang melakukan praktik bahasa Korea bersama Borassaem pada Gelar Wicara KCD UI 2026 tanggal 1 Agustus 2026 di Auditorium Gedung 9 FIB UI, Depok.


Bagi penulis, Gelar Wicara KCD UI 2026 memberikan wawasan tentang perkembangan budaya Korea dan cara belajar bahasa Korea. Melalui acara ini, penulis juga diajak berpikir kritis untuk mengkaji isu-isu dalam budaya Korea lebih dalam.


margareth@korea.kr

*Artikel ini ditulis oleh Wartawan Kehormatan Korea.net. Program Wartawan Kehormatan dijalankan oleh Korea.net di bawah Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata. Para anggotanya merupakan sukarelawan yang memperkenalkan berbagai hal tentang Korea kepada dunia dengan berperan sebagai jembatan budaya.

konten yang terkait