Wartawan Kehormatan

2026.07.21

Membaca artikel ini dalam bahasa yang lain
  • 한국어
  • English
  • 日本語
  • 中文
  • العربية
  • Español
  • Français
  • Deutsch
  • Pусский
  • Tiếng Việt
  • Indonesian

Penulis: Wartawan Kehormatan Mutiara Syahadati dari Indonesia
Foto: Mutiara Syahadati

Potret area panggung Festival K-Food Pop-up Store 2026 pada tanggal 13 Juli 2026 di Grand Atrium & Mosaic Walk, Kota Kasablanka Mall, Jakarta.

Potret area panggung Festival K-Food Pop-up Store 2026 pada tanggal 13 Juli 2026 di Grand Atrium & Mosaic Walk, Kota Kasablanka Mall, Jakarta.


Festival K-Food Pop-up Store 2026 berlangsung pada tanggal 10–19 Juli 2026 di Grand Atrium & Mosaic Walk, Kota Kasablanka Mall, Jakarta.

Acara tersebut diselenggarakan melalui kerja sama antara Kementerian Pertanian, Pangan, dan Peternakan Korea dengan aT Korea Agro-Fisheries & Food Trade Corporation Jakarta.

Festival tersebut bukan hanya menjadi ajang untuk berbelanja dan mencicipi beragam produk makanan dan minuman Korea, melainkan juga menjadi pengalaman budaya yang interaktif bagi para pengunjung.

Dengan memadukan K-Food, K-Culture, dan berbagai aktivitas lainnya, pengunjung diajak untuk mengenal budaya Korea secara lebih dekat, salah satunya melalui pengalaman membuat gyeongdan.

Para pengunjung yang antre untuk mendaftar menjadi peserta kegiatan membuat gyeongdan yang dilaksanakan pada tanggal 13 Juli 2026 di area Grand Atrium & Mosaic Walk, Kota Kasablanka Mall, Jakarta.

Para pengunjung yang antre untuk mendaftar menjadi peserta kegiatan membuat gyeongdan yang dilaksanakan pada tanggal 13 Juli 2026 di area Grand Atrium & Mosaic Walk, Kota Kasablanka Mall, Jakarta.


Gyeongdan merupakan salah satu jenis tok, yaitu kue tradisional Korea berbahan tepung beras ketan yang memiliki tekstur kenyal.

Pada sesi pembuatannya, peserta dipandu dan diajak merasakan langsung proses meracik kue beras ketan tradisional Korea dengan bahan-bahan yang telah disiapkan.

Bahan-bahan yang disediakan berupa adonan tok yang sudah siap diolah, pasta kacang merah untuk isiannya, serta berbagai bubuk kacang dan bubuk remahan kastela warna-warni untuk lapisan tok.

Peserta sedang membentuk adonan tok yang kemudian diisi pasta kacang merah pada sesi pertama pembuatan gyeongdan yang dilaksanakan pada tanggal 13 Juli 2026 di area Grand Atrium & Mosaic Walk, Kota Kasablanka Mall, Jakarta.

Peserta sedang membentuk adonan tok yang kemudian diisi pasta kacang merah pada sesi pertama pembuatan gyeongdan yang dilaksanakan pada tanggal 13 Juli 2026 di area Grand Atrium & Mosaic Walk, Kota Kasablanka Mall, Jakarta.


Di sesi pertama, peserta menguleni dan membentuk adonan tok menggunakan tangan. Tekstur tok yang lembut dan elastis dibentuk menjadi bulatan-bulatan kecil dan diisi pasta kacang merah di dalamnya.

Membentuk makanan secara manual merupakan salah satu teknik dasar dalam pembuatan makanan tradisional Korea secara turun-temurun.

Momen tersebut juga menjadi bagian pengalaman peserta mengenal bahan dasar yang umum digunakan membuat gyeongdan.

Peserta menggulingkan tok ke dalam berbagai pilihan taburan bubuk kacang dan bubuk remahan kastela yang diberi warna pada sesi terakhir pembuatan gyeongdan yang dilaksanakan pada tanggal 13 Juli 2026 di area Grand Atrium & Mosaic Walk, Kota Kasablanka Mall, Jakarta.

Peserta menggulingkan tok ke dalam berbagai pilihan taburan bubuk kacang dan bubuk remahan kastela yang diberi warna pada sesi terakhir pembuatan gyeongdan yang dilaksanakan pada tanggal 13 Juli 2026 di area Grand Atrium & Mosaic Walk, Kota Kasablanka Mall, Jakarta.


Setelah adonan dibentuk, selanjutnya peserta menggulingkan tok ke dalam berbagai pilihan taburan. Tersedia beragam bubuk kacang dan bubuk remahan kastela yang diberi warna agar menarik sekaligus menambah cita rasa khas dari gyeongdan.

Kemudian gyeongdan ditiriskan dengan saringan agar bubuk tidak menggumpal. Setelah itu, peserta diperbolehkan membawa pulang gyeongdan hasil kreasi sendiri.

Melalui kegiatan ini, pengunjung tidak hanya dapat membuat dan mencicipi gyeongdan secara langsung, tetapi juga mendapatkan pengalaman mengenal budaya Korea melalui kuliner tradisionalnya.


margareth@korea.kr

*Artikel ini ditulis oleh Wartawan Kehormatan Korea.net. Program Wartawan Kehormatan dijalankan oleh Korea.net di bawah Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata. Para anggotanya merupakan sukarelawan yang memperkenalkan berbagai hal tentang Korea kepada dunia dengan berperan sebagai jembatan budaya.

konten yang terkait