Penulis: Wartawan Kehormatan Amanda Larasati dari Indonesia
Foto: Amanda Larasati
Setelah sukses digelar di Jakarta pada tahun 2025, Festival Oullim Korea kembali hadir menyapa masyarakat Indonesia di tahun 2026. Kali ini Festival Oullim Korea diselenggarakan dengan tema "Rhythm & Recipes: K-Pop Meets K-Halal & Street Food" di Bandung pada tanggal 5-7 Juni 2026.
Festival ini merupakan kerja sama antara Korean Cultural Center Indonesia (KCCI) dengan Korea Agro-Fisheries & Food Trade Corporation (aT). Kata Oullim dalam bahasa Korea bermakna keselarasan. Hal ini sejalan dengan misi Festival Oullim untuk membangun harmoni budaya Korea dan Indonesia melalui pengalaman budaya, seni, dan kuliner Korea.
Pembukaan Festival Oullim Korea Bandung dilaksanakan pada tanggal 5 Juni 2026 di 23 Paskal Shopping Center, Bandung.
Melalui Festival Oullim Korea Bandung, warga Bandung dan sekitarnya dapat mencoba aktivitas budaya Korea dan mencoba makanan Korea.
Berbagai aktivitas budaya Korea dapat pengunjung lakukan selama festival berlangsungm seperti mencoba hanbok, membuat K-Crafts, K-Pop Dance Class, K-Beauty Class, hingga kelas memasak makanan Korea.
Dua orang peserta sedang mengikuti K-Beauty Class di stan KCCI pada tanggal 5 Juni 2026.
Pembukaan Festival Oullim Korea Bandung dilaksanakan pada tanggal 5 Juni 2026 di 23 Paskal Shopping Center Bandung. Penulis berkesempatan untuk menghadiri acara pembukaan ini.
Duta Besar Korea untuk Republik Indonesia Yoon Soon-gu dan Wakil Wali Kota Bandung Erwin turut menghadiri acara pembukaan ini.
Dubes Yoon menyatakan bahwa melalui festival ini masyarakat Indonesia dapat dengan mudah menemukan produk makanan Korea yang telah bersertifikasi halal.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung Erwin juga turut mengapresiasi Festival Oullim Korea Bandung ini sebagai simbol persahabatan antara Korea dan Indonesia dan berharap Pemerintah Bandung dan Korea dapat menjalin kerja sama yang lebih luas di masa depan.
Kolaborasi penampilan tari jaipong yang melambangkan budaya Jawa Barat dan samullori yang merupakan simbol budaya Korea memukau pengunjung pada acara pembukaan Festival Oullim Korea Bandung.
Penampilan tari jaipong yang melambangkan budaya Jawa Barat dan samullori yang merupakan simbol budaya Korea turut mewarnai pembukaan Festival Oullim Korea Bandung. Kedua pertunjukan ini berkolaborasi menjalin harmoni budaya Korea dan Indonesia yang memesona.
Salah satu hal yang menarik dalam pembukaan Festival Oullim Korea Bandung adalah penyerahan gat (topi tradisional Korea dan totopong (ikat kepala Sunda) secara simbolis oleh Duta Besar Korea Yoon Soon-gu dan Wakil Wali Kota Bandung Erwin.
Wakil Wali Kota Bandung Erwin (kiri) memakai gat dan Duta Besar Korea untuk Indonesia Yoon Soon-gu (kanan) memakai totopong sebagai simbol pertukaran budaya Korea dan Indonesia dalam acara pembukaan Festival Oullim Korea Bandung pada tanggal 5 Juni 2026.
Salah satu stan yang paling ramai dikunjungi adalah stan KCCI. Ada beragam aktivitas menarik yang dapat pengunjung lakukan di stan KCCI.
Pengunjung dapat mencoba baju tradisional Korea hanbok, membuat gantungan kunci, hingga mengikuti K-Beauty class. Pengunjung yang beruntung juga berkesempatan mendapatkan rompi kimci yang unik.
Deretan hanbok di stan KCCI yang dapat pengunjung coba selama Festival Oullim Korea Bandung berlangsung.
Stan K-Food dan K-drink juga dipadati pengunjung yang tertarik untuk mencoba produk makanan dan minuman Korea.
Penulis melihat beberapa makanan Korea seperti kimci, tokpoki, mi instan, hingga berbagai camilan ringan yang ditawarkan di sepanjang stan. Aneka teh dan sari buah dari Korea juga dapat pengunjung nikmati dalam festival ini.
Festival Oullim Korea Bandung juga memfasilitasi pengembangan talenta K-pop dengan ragam aktivitas seru seperti K-Pop Dance Cover Competition, K-Pop Random Play Dance, hingga K-Pop Dance Class.
Bagi penulis, Festival Oullim Korea Bandung tidak hanya memperkaya pengetahuan tentang budaya, seni, dan kuliner Korea, tetapi juga mewadahi minat masyarakat Indonesia terhadap budaya Korea melalui kegiatan interaktif. Penulis berharap melalui festival ini hubungan diplomatik antara Korea dan Indonesia akan semakin kuat dan harmonis.
Stan K-Halal & Street Food yang sedang menyajikan hidangan Korea untuk dicicipi pengunjung pada acara pembukaan Festival Oullim Korea Bandung.
margareth@korea.kr
*Artikel ini ditulis oleh Wartawan Kehormatan Korea.net. Program Wartawan Kehormatan dijalankan oleh Korea.net di bawah Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata. Para anggotanya merupakan sukarelawan yang memperkenalkan berbagai hal tentang Korea kepada dunia dengan berperan sebagai jembatan budaya.