K-Tour Pass mulai diuji coba di Busan pada 1 Oktober 2026. Program ini memungkinkan wisatawan asing menikmati diskon biaya transportasi dan tiket masuk objek wisata sekaligus. Foto di atas menunjukkan wisatawan asing yang berfoto bersama di Taejongdae, Busan. (Korea.net DB)
Penulis: Uyen Nguyen
K-Tour Pass mulai diuji coba di Busan pada 1 Oktober 2026. Program ini memungkinkan wisatawan asing menikmati diskon biaya transportasi dan tiket masuk objek wisata sekaligus.
Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata bersama Organisasi Pariwisata Korea mengumumkan peluncuran K-Tour Pass di Busan.
Program ini menggabungkan manfaat transportasi dan wisata untuk memudahkan mobilitas wisatawan di daerah, sejalan dengan tren wisatawan asing yang lebih menyukai perjalanan mandiri.
Pass ini tersedia dalam dua jenis, yaitu tiket perjalanan menuju Busan yang berlaku selama satu hari dan Korail Pass dengan masa berlaku dua hingga lima hari. Kedua jenis pass tersebut masing-masing dijual seharga 15.000 won.
Pengguna pass satu hari mendapat diskon 40% saat memesan transportasi antarkota menuju Busan. Sementara itu, pengguna pass dua hingga lima hari mendapat diskon saat membeli Korail Pass.
Selain itu, pengguna pass dapat mengunjungi satu dari 35 objek wisata berbayar di Busan yang menjadi mitra program ini secara gratis. Diskon tambahan juga tersedia di 50 lokasi mitra, termasuk tempat aktivitas wisata, objek wisata, dan kafe.
K-Tour Pass dijual melalui aplikasi dan situs web agen perjalanan daring Klook serta Webtour (HopnHop). Kode batang yang diterbitkan saat pembelian daring dapat digunakan untuk memperoleh akses masuk gratis dan diskon.
Selain itu, tersedia kartu fisik untuk pembayaran transportasi umum. Kartu ini dapat diperoleh secara gratis melalui mesin layanan mandiri di Bandara Internasional Incheon, Gimpo, dan Gimhae serta Stasiun Seoul dan Busan.
Saldo kartu dapat diisi ulang menggunakan uang tunai dalam won atau kartu kredit yang diterbitkan di luar Korea.
Kementerian berencana menyempurnakan layanan berdasarkan hasil uji coba ini. Pada tahun 2027, kementerian juga akan menghubungkan layanan ini dengan lima kawasan wisata utama yang berpusat pada bandara regional untuk memperluas manfaat transportasi dan wisata.
uyen81@korea.kr