Panorama situs arkeologi Kultepe di Kayseri, Turkiye. (Layanan Warisan Korea)
Penulis: Lee Ji Yae
Institut Penelitian Warisan Budaya Nasional (NRICH) di bawah Layanan Warisan Korea mengungkapkan pada tanggal 29 Oktober 2026 bahwa sisa struktur berlantai mosaik dan empat lapisan budaya dari era helenistik (323-30 SM) telah ditemukan di situs Kultepe, Kayseri, Turkiye.
Temuan tersebut merupakan hasil penggalian bersama Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Republik Turkiye serta Universitas Ankara.
Struktur berlantai mosaik itu diduga merupakan bagian dari sebuah bangunan. Ini merupakan temuan mosaik pertama dari era helenistik di Kultepe sejak penggalian dimulai pada tahun 1948.
Situs Kultepe merupakan bekas kota kuno yang berkembang sejak sekitar 3000 SM hingga zaman Romawi. Kota ini pernah menjadi ibu kota Kerajaan Kanes (Nesha) sebelum berdirinya Kekaisaran Hittite dan dikenal sebagai tempat lahirnya kebudayaan Hittite.
Penelitian sebelumnya lebih banyak berfokus pada Zaman Perunggu sehingga perkembangan Kultepe pada era helenistik belum banyak diketahui.
Namun, penggalian oleh tim gabungan NRICH dan Universitas Ankara mengungkap sisa struktur berlantai mosaik yang diduga merupakan bagian dari sebuah bangunan. Temuan ini memberikan bukti baru mengenai teknik konstruksi era helenistik di Kultepe.
Tim peneliti juga menemukan empat lapisan budaya dari era yang sama. Keempat lapisan tersebut memberikan petunjuk untuk memahami perubahan situs dan pemanfaatan ruangnya pada masa itu.
Dalam pemaparan hasil penelitian yang digelar pada 27 Oktober 2026 di Koreana Hotel, Jung-gu, Seoul, pihak Turkiye menyampaikan bahwa capaian tersebut diraih berkat metode penelitian tim Korea yang teliti dan ilmiah.
Metode tersebut mencakup kajian lapisan tanah serta pencatatan dan analisis artefak menggunakan teknologi tiga dimensi (3D).
Fikri Kulakoglu, dosen Universitas Ankara yang memimpin penggalian tersebut, juga mengapresiasi capaian tim Korea.
Pada hari itu, kedua pihak menandatangani nota kesepahaman (MoU) dan sepakat menggelar pameran khusus pada 2027 di Museum Istana Nasional Korea, Seoul, untuk memperingati 70 tahun hubungan diplomatik Korea-Turkiye.
Pameran tersebut akan memperkenalkan budaya Turkiye kepada masyarakat Korea serta menampilkan hasil penggalian bersama di Kultepe.
Tablet tanah liat yang ditemukan di situs tersebut juga akan dipamerkan untuk memberikan gambaran mengenai aktivitas perdagangan dan kehidupan sehari-hari di Anatolia kuno sekitar 4.000 tahun lalu.
NRICH juga berencana terus memperkuat kerja sama di bidang warisan budaya dengan Turkiye dan negara-negara lain serta berbagi hasil penelitian dengan masyarakat melalui pameran, pertukaran akademik, dan berbagai kegiatan lainnya.
ljyhwa@korea.kr