Sutradara Lee Chang-dong dan para pemeran film Possible Love berpose sambil memegang trofi Silver Lion Grand Jury Prize dari Festival Film Internasional Venesia ke-83 dalam konferensi pers yang digelar pada tanggal 21 September 2026 di CGV Yongsan I’Park Mall, Yongsan-gu, Seoul. Dari kiri ke kanan: Zo In-sung, Cho Yeo-jeong, Lee Chang-dong, dan Sul Kyung-gu.
Penulis: Xu Aiying
Foto: Netflix
Sutradara Lee Chang-dong kembali dari Festival Film Internasional Venesia ke-83 dengan
membawa pulang Silver Lion Grand Jury Prize (Penghargaan Utama Juri) lewat film terbarunya, Possible Love.
Lee hadir dalam konferensi pers yang digelar pada tanggal 21 September 2026 di CGV Yongsan I'Park Mall, Yongsan-gu, Seoul.
Lee mengangkat trofi Singa Perak seraya berkata, "Saya senang dan merasa terhormat. Penghargaan hanyalah hasil akhir. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana film ini diterima saat pertama kali diperkenalkan kepada penonton."
Lee menambahkan, "Meski film (
Possible Love) tidak mudah dicerna dan tidak mengandalkan sensasi, saya bisa melihat dari ekspresi wajah dan sikap penonton bahwa mereka menangkap dan merespons pertanyaan serta pesan yang ingin disampaikan film ini. Saya sungguh lega dan senang."
Pada konferensi pers hari itu, Lee hadir bersama para aktor, yaitu Sul Kyung-gu, Zo In-sung, dan Cho Yeo-jeong.
Jeon Do-yeon turut bergabung melalui sambungan video karena tengah tampil dalam pementasan
The Cherry Orchard di New York, Amerika Serikat.
Zo menceritakan kejadian tak terduga yang sempat menjadi perbincangan di Festival Film Internasional Venesia ketika para wartawan asing meminta tanda tangan Sutradara Lee.
"Konferensi pers resmi itu berlangsung dalam suasana formal, jadi saya sempat kebingungan ketika para wartawan asing berbondong-bondong mendekati panggung," ungkap Zo.
"Tahun ini saya beruntung bisa menghadiri Festival Film Cannes dan Venesia, tetapi saya tidak melihat pemandangan seperti itu di Cannes," kenangnya.
"Saya senang dan bersyukur bisa melihat sendiri tingginya reputasi sutradara Lee dan perfilman Korea di Venesia," ujar Zo.
Sutradara Lee Chang-dong menjawab pertanyaan wartawan dalam pkonferensi pers film Possible Love yang digelar pada tanggal 21 September 2026 di CGV Yongsan I’Park Mall, Yongsan-gu, Seoul.
Dengan pekerja yang terkena PHK dan konflik kelas sebagai poros cerita,
Possible Love mengajukan pertanyaan tentang hubungan antarmanusia, kekayaan, serta etika dan sikap para pembuat film.
Ho-seok (Sul Kyung-gu), yang terkena PHK dari sebuah perusahaan besar, dan istrinya, Mi-ok (Jeon Do-yeon), diwawancarai oleh sutradara film dokumenter Ye-ji (Cho Yeo-jeong).
Bersama suami Ye-ji yang kaya, Sang-woo (Zo In-sung), keempatnya menyimpan kekosongan dan hasrat yang berbeda sembari mendambakan kehidupan satu sama lain.
Secara khusus, Ye-ji digambarkan ingin lepas dari ketergantungan pada kekayaan suaminya, Sang-woo, tetapi tidak dapat sepenuhnya bebas darinya.
Lee menjelaskan gagasan di balik penyutradaraan film tersebut. "Kalau dipikir-pikir, sebagai sutradara film, mungkin saya pun hidup seolah-olah menikah dengan modal," ujarnya.
"Saya ingin melempar pertanyaan bahwa di tengah belenggu seorang kreator yang tidak dapat menceritakan kisahnya sendiri tanpa bantuan modal, mungkinkah kita mencintai dengan tulus tanpa mengeksploitasi penderitaan orang lain sekadar sebagai bahan cerita?" lanjutnya.
Potongan adegan film Possible Love.
Ketika memerankan tokoh-tokoh yang hidup dalam situasi berbeda, para aktor mengaku merenungkan bagaimana modal dan kelas sosial memengaruhi masing-masing tokoh.
Mengenai Ho-seok, Sul mengatakan, "Ketika jati dirinya benar-benar hancur, ia mungkin merasakan berbagai emosi sekaligus, seperti rasa malu, bersalah, marah, dan rendah diri. Saya juga memikirkan rasa terintimidasi dan penolakan yang ia rasakan saat bertemu dengan Sang-woo dan istrinya yang hidup berkecukupan."
Jeon menuturkan, "Uang dan kelas sosial bisa meruntuhkan prinsip hidup seseorang, bahkan merampas harga dirinya. Mi-ok adalah sosok yang berusaha menjaga harga diri dan keluarganya dari pengaruh tersebut."
Sebelum bertemu dengan penonton, Lee berkata, "Penontonlah yang melengkapi sebuah film. Saya berharap film-film Korea semakin menemukan kekuatan dan maknanya melalui perjumpaan dengan penonton."
Possible Love akan tayang di Netflix untuk penonton di seluruh dunia pada tanggal 6 November 2026.
xuaiy@korea.kr