Kebudayaan

2026.09.14

Sutradara Lee Chang-dong berpose dengan trofi Silver Lion Grand Jury Prize yang diraihnya melalui film Possible Love pada upacara penutupan Festival Film Internasional Venesia ke-83 yang digelar pada tanggal 12 September 2026 (waktu setempat) di Venesia, Italia. (Getty Images)

Sutradara Lee Chang-dong berpose dengan trofi Silver Lion Grand Jury Prize yang diraihnya melalui film Possible Love pada upacara penutupan Festival Film Internasional Venesia ke-83 yang digelar pada tanggal 12 September 2026 (waktu setempat) di Venesia, Italia. (Getty Images)



Penulis: Xu Aiying
Video: Saluran YouTube resmi Netflix

Film terbaru sutradara Lee Chang-dong, Possible Love, meraih Silver Lion Grand Jury Prize (Penghargaan Utama Juri) pada Festival Film Internasional Venesia ke-83.

Kemenangan tersebut diumumkan pada upacara penutupan festival yang digelar pada tanggal 12 September 2026 (waktu setempat) di Venesia, Italia.

Ini menjadi kemenangan pertama Lee di Festival Film Venesia dalam 24 tahun setelah ia meraih Silver Lion for Best Director (Singa Perak untuk Sutradara Terbaik) melalui film Oasis pada tahun 2002.

Dalam pidato penerimaannya, Lee mengatakan, "Di era ketika pekerjaan perlahan menghilang dan hubungan antarmanusia semakin terputus, saya membuat film ini untuk mempertanyakan apa yang dapat saya lakukan melalui film dan apa yang harus dilakukan film."

Ia melanjutkan, "Saya memaknai penghargaan ini sebagai pesan agar saya terus mengajukan pertanyaan tersebut."


Possible Love menandai kembalinya Lee setelah delapan tahun sejak film sebelumnya, Burning, dirilis pada tahun 2018, sekaligus menjadi film Netflix pertamanya.

Film ini mengisahkan dua pasangan suami istri dari latar belakang ekonomi berbeda, yaitu Mi-ok (Jeon Do-yeon) dan Ho-seok (Sul Kyung-gu), suaminya yang terkena PHK (pemutusan hubungan kerja); serta Ye-ji (Cho Yeo-jeong), seorang sutradara film dokumenter, dan Sang-woo (Zo In-sung), suaminya yang berasal dari keluarga berada.

Pertemuan mereka bermula ketika Ye-ji menggarap dokumenter tentang para pekerja yang terkena PHK. Seiring kehidupan kedua pasangan itu semakin terjalin, mereka harus menghadapi emosi terpendam dan hasrat tersembunyi.

Sebelum upacara penutupan, Possible Love juga mendapat pengakuan atas kualitas artistiknya dengan meraih Penghargaan Federasi Kritikus Film Internasional (FIPRESCI).

Golden Lion (Singa Emas), penghargaan tertinggi Festival Film Venesia tahun ini, diraih oleh Woman Unknown karya sutradara May el-Toukhy.

Silver Lion for Best Director (Singa Perak untuk Sutradara Terbaik) diraih oleh Ilya Khrzhanovsky melalui film DAU.


Sutradara dan para pemeran film Possible Love berpose di hadapan awak media pada acara karpet merah Festival Film Internasional Venesia ke-83 yang digelar pada tanggal 6 September 2026 (waktu setempat) di Venesia, Italia. Dari kiri ke kanan tampak sutradara Lee Chang-dong serta para aktor Sul Kyung-gu, Jeon Do-yeon, Cho Yeo-jeong, dan Zo In-sung. (Netflix)

Sutradara dan para pemeran film Possible Love berpose di hadapan awak media pada acara karpet merah Festival Film Internasional Venesia ke-83 yang digelar pada tanggal 6 September 2026 (waktu setempat) di Venesia, Italia. Dari kiri ke kanan tampak sutradara Lee Chang-dong serta para aktor Sul Kyung-gu, Jeon Do-yeon, Cho Yeo-jeong, dan Zo In-sung. (Netflix)


Sementara itu, Presiden Lee Jae Myung menyampaikan ucapan selamat kepada sutradara Lee melalui akun X pribadinya pada tanggal 13 September 2026.

Ia menulis, "Ketika bertemu dengan Anda dan para pemeran di Lumiere Summit baru-baru ini, saya mendengar langsung tentang besarnya antusiasme masyarakat setempat terhadap film tersebut. Saya semakin gembira karena harapan saat itu telah membuahkan hasil yang baik."

Presiden Lee menambahkan, "Saya berharap penghargaan ini menjadi momentum agar perfilman Korea makin beragam dan makin banyak karya berkualitas dapat menjangkau penonton di seluruh dunia. Saya akan terus mendukung perjalanan gemilang perfilman Korea."


xuaiy@korea.kr

konten yang terkait