Proses ekskavasi tembok tanah di Benteng Jangmisanseong, Kota Chungju.
Penulis: Lee Ji Yae
Foto: Layanan Warisan Korea
Sebuah penampung air dari kayu berusia sekitar 1.600 tahun dan terbesar dari periode Hanseong (18 SM s/d 475 M) pada masa Kerajaan Baekje (18 SM s/d 660 M) ditemukan di Benteng Jangmisanseong, Kota Chungju.
Penemuan ini mengungkap secara terperinci bagaimana Baekje membangun dan mengelola Chungju sebagai pusat strategis di wilayah tengah Semenanjung Korea.
Hal tersebut diumumkan oleh Institut Penelitian Warisan Budaya Jungwon Nasional (Institut Jungwon) yang merupakan bagian dari Institut Penelitian Warisan Budaya Nasional di bawah Layanan Warisan Korea.
Hasil penemuan diumumkan dalam acara pemaparan hasil ekskavasi yang digelar pada tanggal 1 September 2026 di Aula Gugwon dan kawasan Benteng Jangmisanseong, Kota Chungju.
Dalam ekskavasi yang berlangsung sejak tahun 2022, ditemukan benteng tanah, ruang hunian, dan penampung air besar dari kayu dari periode Hanseong Kerajaan Baekje di bawah tembok benteng batu yang telah ada.
Berbagai artefak berupa barang yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk tembikar bergaya wilayah pusat, juga ditemukan.
Temuan yang paling menarik perhatian adalah penampung air dari kayu yang ditemukan di lembah bagian utara Benteng Jangmisanseong.
Penampung air tersebut berbentuk persegi, dengan panjang sisi bagian dalam sekitar 6,7 meter dan kedalaman sekitar 1,8 meter.
Ukurannya merupakan yang terbesar di antara penampung air kayu dari periode Hanseong pada masa Kerajaan Baekje.
Penampung air tersebut dibuat menggunakan kayu utuh sepanjang lebih dari 7 meter. Kayu-kayu itu disusun saling mengunci dalam sembilan tingkat untuk membentuk dinding.
Fasilitas tersebut diperkirakan digunakan untuk menyimpan air yang terkumpul di lembah dan mengatur alirannya.
Temuan ini dinilai menunjukkan pengelolaan sumber daya air yang sistematis dan teknologi rekayasa sipil Baekje sekitar 1.600 tahun lalu.
Institut Jungwon akan melanjutkan penelitian terpadu dan analisis berbasis ilmu alam berdasarkan berbagai temuan ekskavasi, termasuk penampung air kayu tersebut.
Cakupan penelitian di dalam Benteng Jangmisanseong juga akan diperluas.
Potret penampung air dari kayu yang digali di bawah tembok benteng batu di Benteng Jangmisanseong, Kota Chungju.