Kebudayaan

2026.08.12

Poster resmi Festival Penulis Internasional Seoul 2026. (LTI Korea)

Poster resmi Festival Penulis Internasional Seoul 2026. (LTI Korea)



Penulis: Kim Seon Ah

Para penulis dari berbagai negara akan berkumpul di Seoul untuk menggali makna manusia dan komunitas di era kecerdasan buatan (AI) melalui sastra.

Institut Penerjemahan Sastra Korea (LTI Korea), lembaga di bawah Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, pada tanggal 10 Agustus 2026 mengumumkan akan menggelar Festival Penulis Internasional Seoul 2026 pada tanggal 11–16 September 2026 di Ara Art Center, Jongno-gu, Seoul.

Festival tahun ini mengusung tema "Who Are We?" untuk menelaah identitas manusia dan komunitas, nilai-nilai kemanusiaan, serta peran sastra di tengah era ketika AI dan entitas nonmanusia semakin menjadi topik utama.

Sebanyak 24 penulis, terdiri atas 14 penulis Korea dan 10 penulis dari luar negeri, akan berpartisipasi dalam festival tersebut. Lebih dari 20 program akan digelar, termasuk dialog antarpenulis, perbincangan dengan penerjemah, serta program interaktif yang melibatkan pengunjung.

Dialog pembukaan akan menghadirkan novelis Korea Kim Ae-ran dan penulis asal Chile Benjamín Labatut. Mengangkat tema "I Am Human," keduanya akan berbincang mengenai makna menjadi manusia serta eksistensi dan identitas manusia yang tergambar dalam karya sastra.

Sejumlah penulis internasional lainnya juga akan bertemu dengan pembaca, termasuk novelis Afrika Selatan Damon Galgut, novelis Jepang Keiichiro Hirano, penulis Kanada Silvia Moreno-Garcia, dan penyair Jerman Uljana Wolf. Novelis Korea Lee Hee-joo dan penulis Amerika Serikat John Langan juga akan kembali bertemu di Seoul setelah sebelumnya tampil bersama dalam festival sastra kriminal di Lyon, Prancis, pada April lalu.

Novelis Moon Ji-hyuk dan penerjemah Paige Morris akan berbincang mengenai pertukaran sastra melalui penerjemahan. Festival ini juga akan menghadirkan berbagai program interaktif, termasuk pembuatan buku audio berisi pembacaan puisi dan live drawing.

"Kami berharap festival ini menjadi ruang bagi para penulis dan pembaca yang tumbuh dalam bahasa dan budaya yang berbeda untuk saling memahami melalui sastra, sekaligus bersama-sama merenungkan nilai-nilai kemanusiaan," ujar Direktur LTI Korea Chon Sooyoung.

Festival akan digelar secara daring dan luring, dengan seluruh program dapat diikuti secara gratis. Reservasi dapat dilakukan terlebih dahulu melalui situs web resmi festival dan Naver Reservation.

sofiakim218@korea.kr

konten yang terkait