Bisnis

2026.09.15

Nilai ekspor industri teknologi informasi dan komunikasi (TIK) pada Agustus 2026 mencapai rekor tertinggi berkat meningkatnya investasi di bidang kecerdasan buatan (AI). Foto di atas menunjukkan panorama Pelabuhan Utara Busan. (Otoritas Pelabuhan Busan)

Nilai ekspor industri teknologi informasi dan komunikasi (TIK) pada Agustus 2026 mencapai rekor tertinggi berkat meningkatnya investasi di bidang kecerdasan buatan (AI). Foto di atas menunjukkan panorama Pelabuhan Utara Busan. (Otoritas Pelabuhan Busan)



Penulis: Lee Ji Yae

Nilai ekspor industri teknologi informasi dan komunikasi (TIK) pada Agustus 2026 mencapai rekor tertinggi berkat meningkatnya investasi di bidang kecerdasan buatan (AI).

Hal tersebut terungkap dalam laporan Perkembangan Ekspor dan Impor Industri Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Agustus 2026 yang dirilis pada tanggal 14 September 2026 oleh Kementerian Perindustrian, Perdagangan, dan Sumber Daya serta Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Informasi.

Menurut laporan tersebut, nilai ekspor industri TIK pada Agustus 2026 mencapai 59,98 miliar dolar AS atau melonjak 162,6 persen dibandingkan dengan Agustus 2025. Neraca perdagangan sektor tersebut juga membukukan surplus sebesar 41,37 miliar dolar AS.

Selama tiga bulan berturut-turut, nilai ekspor industri TIK melampaui 50 miliar dolar AS. Pada Agustus 2026, nilainya melonjak hingga mendekati 60 miliar dolar AS dan kembali mencetak rekor tertinggi.

Surplus neraca perdagangan sektor TIK juga menembus 40 miliar dolar AS untuk pertama kalinya dan menjadi yang terbesar sepanjang pencatatan.

Kontribusi ekspor TIK terhadap total ekspor nasional mencapai 61% untuk pertama kalinya melampaui 60%.

Berdasarkan jenis produk, ekspor semikonduktor melonjak 209,0% dibandingkan dengan Agustus 2025. Ekspor ponsel juga tumbuh 23,2%, sedangkan ekspor komputer dan perangkat periferal melonjak 383,1%. Ekspor peralatan komunikasi pun meningkat 11,5%.

Ekspor semikonduktor sendiri bertahan di atas 40 miliar dolar AS selama tiga bulan berturut-turut. Capaian ini ditopang oleh kuatnya permintaan komputasi AI dan peningkatan investasi oleh perusahaan-perusahaan teknologi besar dunia. Kenaikan harga kontrak cip memori akibat permintaan yang melampaui pasokan turut menjadi pendorong.

Berdasarkan wilayah tujuan, ekspor TIK meningkat di seluruh pasar utama. Nilainya masing-masing mencapai 9,46 miliar dolar AS ke Amerika Serikat, 27,32 miliar dolar AS ke Tiongkok, 1,04 miliar dolar AS ke India, 7,01 miliar dolar AS ke Vietnam, 560 juta dolar AS ke Jepang, dan 1,93 miliar dolar AS ke Uni Eropa.


ljyhwa@korea.kr

konten yang terkait