Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Pembangunan Asia (ADB) menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Korea tahun 2026 ke angka 2,6%. Foto di atas menunjukkan potret panorama Yeouido di Seoul. (Yayasan Pariwisata Seoul)
Penulis: Kang Gahui
Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Pembangunan Asia (ADB) menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Korea tahun 2026 ke angka 2,6%.
Kementerian Ekonomi dan Keuangan mengungkapkan pada tanggal 9 Juli 2026 bahwa ADB meningkatkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Korea tahun 2026 dari 1,9% di bulan April menjadi 2,6%. Proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun 2027 juga dinaikkan dari 1,9% menjadi 2%.
ADB menjelaskan bahwa revisi tersebut mencerminkan pertumbuhan pada kuartal I/2026 yang lebih kuat dari perkiraan sebelumnya serta kebijakan pemerintah Korea dalam merespons konflik di Timur Tengah yang turut menopang perekonomian.
ADB pun memperkirakan bahwa kuatnya ekspor semikonduktor seiring meningkatnya permintaan global terhadap kecerdasan buatan (AI) akan mengimbangi sebagian besar ketidakpastian eksternal, seperti kenaikan harga energi dan gangguan jaringan suplai.
IMF pun sebelumnya telah meningkatkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Korea tahun 2026 dari 1,9% menjadi 2,6%. Proyeksi pertumbungan ekonomi Korea tahun 2027 pun dinaikkan dari 2,1% menjadi 2,5%.
IMF memperkirakan Korea akan mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi tahun 2026 di antara 30 negara utama. Selain itu, IMF menilai Korea sebagai salah satu dari empat negara pengekspor bersih perangkat keras AI terbesar.
IMF juga menganalisis bahwa meskipun Korea memiliki ketergantungan tinggi pada impor energi dari Timur Tengah, pertumbuhan ekonomi Korea pada kuartal I/2026 jauh melampaui proyeksi pertumbuhan pada April 2026 berkat kuatnya ekspor semikonduktor dan perangkat keras AI.
kgh89@korea.kr