OECD (Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi) mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi Korea tahun 2026 di angka 2,6%. Foto di atas menunjukkan pemandangan malam Yeouido dengan "SEOULDAL" yang terbit pada tanggal 17 Agustus 2025. (Pemerintah Kota Seoul)
Penulis: Kim Seon Ah
OECD (Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi) mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi Korea tahun 2026 di angka 2,6%.
Di tengah ketidakpastian domestik dan global, OECD menilai ekonomi Korea akan terus tumbuh berkat pemulihan konsumsi domestik serta kinerja ekspor semikonduktor yang tetap kuat.
Dalam laporan
OECD Economic Surveys: Korea 2026 yang dirilis pada tanggal 2 Juli 2026, OECD memproyeksikan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Korea sebesar 2,6% pada tahun 2026 dan 1,9% pada tahun 2027, sama seperti proyeksi yang diumumkan Juni 2026.
OECD memperkirakan bahwa konsumsi swasta, kebijakan fiskal pemerintah, serta kuatnya ekspor semikonduktor akan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi tahun 2026.
Lembaga tersebut menilai sentimen konsumsi yang sempat melemah setelah pemberlakuan darurat militer telah pulih berkat kebijakan fiskal yang ekspansif dan program kupon konsumsi yang diberikan pemerintah. Dampak konflik di Timur Tengah terhadap ekonomi Korea juga dinilai terbatas berkat tanggapan cepat pemerintah.
Konsumsi swasta diperkirakan meningkat 2,2% pada tahun 2026 dan 2,1% pada tahun 2027. Investasi swasta diproyeksikan melambat dalam jangka pendek, tetapi akan pulih pada paruh kedua tahun 2026.
Sementara itu, ekspor diperkirakan tumbuh 6,0% pada tahun 2026 sebelum melambat menjadi 1,9% pada tahun 2027.
OECD memperkirakan inflasi harga konsumen mencapai 2,6% pada tahun 2026 dan 2,2% pada tahun 2027. Menurut OECD, tekanan inflasi jangka pendek akibat kenaikan harga energi masih akan berlanjut, tetapi tekanan inflasi dari sisi permintaan diperkirakan tetap terbatas.
Rasio utang pemerintah umum terhadap PDB diperkirakan mencapai 51,4% pada tahun 2026 dan 52,3% pada tahun 2027.
OECD merekomendasikan agar Korea memperkuat kesehatan fiskal dengan mempertimbangkan tren penuaan penduduk, serta mengalokasikan kelebihan penerimaan pajak untuk memperkuat fondasi pertumbuhan dan investasi di bidang pendidikan dan pelatihan.
Selain itu, OECD menyarankan pemerintah memperluas pasokan perumahan di wilayah Seoul sekaligus menerapkan kebijakan pengelolaan permintaan.
OECD juga merekomendasikan diversifikasi pasar ekspor melalui perluasan perjanjian perdagangan serta mendorong agar tingginya produktivitas industri semikonduktor dapat memberikan dampak positif bagi sektor industri lainnya.
sofiakim218@korea.kr