Bisnis

2026.06.08

Surplus neraca berjalan Korea pada April 2026 tercatat sebesar 28,29 miliar dolar sehingga surplus pada caturwulan I/2026 telah berhasil melampaui 100 miliar dolar. Foto di atas menunjukkan pemandangan Pelabuhan Gwangyang. (Otoritas Pelabuhan Yeosu-Gwangyang)

Surplus neraca berjalan Korea pada April 2026 tercatat sebesar 28,29 miliar dolar sehingga surplus pada caturwulan I/2026 telah berhasil melampaui 100 miliar dolar. Foto di atas menunjukkan pemandangan Pelabuhan Gwangyang. (Otoritas Pelabuhan Yeosu-Gwangyang)



Penulis: Aisylu Akhmetzianova

Surplus neraca berjalan Korea pada April 2026 tercatat sebesar 28,29 miliar dolar sehingga surplus pada caturwulan I/2026 telah berhasil melampaui 100 miliar dolar.

Bank Korea menungkapkan data tersebut pada tanggal 5 Juni 2026. Angka tersebut merupakan yang surplus bulanan tertinggi kedua sepanjang sejarah setelah surplus pada Maret 2026 yang tercatat sebesar 37,93 miliar dolar.

Hal tersebut membuat surplus neraca berjalan hingga April 2026 tercatat sebesar 102,67 miliar dolar. Angka tersebut 4,3 kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (YoY) yang tercatat sebesar 21 miliar dolar.

Ekspor bulan April meningkat 54,5% YoY sehingga tercatat sebesar 90,59 miliar dolar. Komoditas yang tercatat terus mengalami pertumbuhan adalah semikonduktor (171,4%), produk listrik dan elektronik (127,6%), serta perangkat terknologi informasi dan komunikasi (123,2%).

Akan tetapi, terdapat pula komoditas yang mengalami pelemahan, yaitu alat elektronik (-18,4%), suku cadang mobil (-8,5%), dan mobil penumpang (-7,2%).

Untuk kawasan tujuan ekspsor, peningkatan terlihat di wilayah Asia Tenggara (74,2%), Tiongkok (62,6%), Amerika Serikat (54,0%), dan Jepang (28,4%).

Impor meningkat 16,1% YoY dengan mencapai 56,7 miliar dolar.

Bank Korea menjelaskan bahwa surplus sebesar 74,4 dolar miliar pada kuartal I/2026 berhasil menempatkan Korea di posisi kedua di belakang Tiongkok di dunia.


aisylu@korea.kr

konten yang terkait