Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Ekonomi dan Keuangan Koo Yun Cheol menyampaikan sambutan dalam Rapat Menteri Ekonomi Eksternal ke-268 yang digelar di Kompleks Pemerintah Seoul, Jongno-gu, Seoul, pada tanggal 21 Mei 2026. (Yonhap News)
Penulis: Yoo Yeon Gyeong
Pemerintah Korea akan menyalurkan dukungan keuangan senilai total 6 miliar dolar kepada negara-negara Timur Tengah yang mengalami krisis likuiditas akibat konflik berkepanjangan di kawasan tersebut.
Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Ekonomi dan Keuangan Koo Yun Cheol pada tanggal 21 Mei 2026 menggelar Rapat Menteri Ekonomi Eksternal ke-268 di Kompleks Pemerintah Seoul, Jongno-gu, Seoul. Dalam kesempatan itu, ia menyatakan, "Kami akan membahas langkah kerja sama dengan negara-negara utama di Timur Tengah yang tengah mengalami kesulitan akibat konflik berkepanjangan."
Wakil PM Koo mengatakan, "Ada ungkapan bahwa teman sejati adalah mereka yang hadir di masa sulit. Korea akan mendorong dukungan keuangan bagi negara-negara Timur Tengah yang selama ini memiliki hubungan erat dengan pertumbuhan ekonomi Korea dan kini menghadapi kesulitan likuiditas sementara akibat konflik."
Export-Import Bank of Korea dan Korea Trade Insurance Corporation masing-masing akan menyediakan pendanaan awal senilai 3 miliar dolar bagi sejumlah perusahaan pemilik proyek utama di Timur Tengah, termasuk dana operasional darurat. Total dukungan keuangan yang disiapkan mencapai 6 miliar dolar.
dusrud21@korea.kr