Pada tanggal 29 Januari 2026, ketika Indeks KOSPI untuk pertama kalinya dalam sejarah menembus level 5.200, papan informasi di dealing room Hana Bank di Jung-gu, Seoul, menampilkan pergerakan indeks KOSPI. (Yonhap News)
Penulis: Lee Jihae
Kapitalisasi pasar saham Korea melampaui Jerman, menempati peringkat ke-10 terbesar di dunia.
Media AS Bloomberg pada tanggal 28 Januari 2026 melaporkan bahwa kapitalisasi pasar Korea mencapai peringkat ke-10 dunia, didorong oleh pertumbuhan perusahaan-perusahaan besar di sektor kecerdasan buatan (AI) dan robotika.
Bloomberg menjelaskan bahwa pasar saham Korea bertambah sekitar 1,7 triliun dolar sejak awal tahun 2025. Dengan demikian, kapitalisasi pasar mencapai 3,25 triliun dolar (sekitar 4.631 triliun won), melampaui kapitalisasi pasar Jerman sebesar 3,22 triliun dolar (sekitar 4.589 triliun won). Bloomberg menambahkan, "Pasar saham Korea menempati peringkat ke-10 dunia berdasarkan kapitalisasi pasar, menyusul Taiwan."
Peringkat ini dinilai mencerminkan reformasi Korea yang ramah terhadap pemegang saham, serta peran strategisnya dalam rantai pasok AI global.
Bloomberg mengutip Keith Bortoluzzi, Managing Director di perusahaan investasi Impactfull Partners, yang menilai bahwa Korea bukan lagi sekadar pasar alternatif dalam perdagangan global.
Bloomberg menambahkan, "Saat ini, Korea merupakan satu-satunya pasar yang berada di titik kemacetan (bottleneck) dari tiga tren terpenting pada dekade 2020-an, yakni AI, elektrifikasi, dan industri pertahanan."
jihlee08@korea.kr