Bisnis

2026.01.28

Pada sore hari tanggal 22 Januari 2026, sebuah pengumuman terkait terobosan indeks KOSPI ke level 5.000 ditampilkan pada papan informasi di ruang dealing kantor pusat Hana Bank di Jung-gu, Seoul. (Yonhap News)

Pada sore hari tanggal 22 Januari 2026, sebuah pengumuman terkait terobosan indeks KOSPI ke level 5.000 ditampilkan pada papan informasi di ruang dealing kantor pusat Hana Bank di Jung-gu, Seoul. (Yonhap News)



Penulis: Koh Hyunjeong

Pada tanggal 27 Januari 2026, indeks KOSPI menembus level 5.000 untuk pertama kalinya dalam sejarah pada penutupan perdagangan. Kapitalisasi pasar juga mencapai rekor tertinggi sepanjang masa sebesar 4.204 triliun won.

Pada hari yang sama, indeks KOSPI ditutup menguat 135,26 poin atau 2,73 persen dibandingkan hari sebelumnya, berakhir di level 5.084,85. Indeks tersebut dibuka melemah 16,70 poin atau 0,34 persen ke posisi 4.932,89 dan sempat turun hingga 4.890,72, tetapi segera memangkas penurunan dan berbalik menguat.

Di pasar saham utama, investor asing dan institusi masing-masing mencatat pembelian bersih sebesar 851,3 miliar won dan 232,7 miliar won. Sebaliknya, investor ritel melakukan penjualan bersih senilai 1,0199 triliun won.

Indeks KOSDAQ juga ditutup menguat 18,18 poin atau 1,71 persen dibandingkan hari sebelumnya, berakhir di level 1.082,59. Indeks KOSDAQ, yang pada hari sebelumnya untuk pertama kalinya dalam lebih dari empat tahun menembus level 1.000, pada hari itu dibuka melemah 10,22 poin atau 0,96 persen ke posisi 1.054,19, tetapi segera berbalik menguat. Selanjutnya, indeks tersebut melanjutkan tren penguatan dan kembali melampaui level 1.064,44, yang merupakan level tertinggi sejak reformasi indeks KOSDAQ pada tahun 2004.

Sejak tahun 2025, tingkat kenaikan pasar saham Korea mencapai 111,9 persen, dan setelah pelantikan pemerintahan baru, revaluasi pasar saham Korea di pasar modal global dinilai mulai berlangsung secara penuh.

hjkoh@korea.kr

konten yang terkait