Bisnis

2025.12.04

Perekonomian Korea pada kuartal III/2025 tumbuh melampaui angka 1% dibandingkan dengan kuartal sebelumnya berkat pemulihan perekonomian domestik dan peningkatan nilai ekspor. Foto di atas memperlihatkan Pasar Bujeon di Busan yang dipenuhi oleh pengunjung menjelang hari raya Chuseok pada tanggal 24 September 2025. (Yonhap News)

Perekonomian Korea pada kuartal III/2025 tumbuh melampaui angka 1% dibandingkan dengan kuartal sebelumnya berkat pemulihan perekonomian domestik dan peningkatan nilai ekspor. Foto di atas memperlihatkan Pasar Bujeon di Busan yang dipenuhi oleh pengunjung menjelang hari raya Chuseok pada tanggal 24 September 2025. (Yonhap News)



Penulis: Kang Gahui

Perekonomian Korea pada kuartal III/2025 tumbuh melampaui angka 1% dibandingkan dengan kuartal sebelumnya berkat pemulihan perekonomian domestik dan peningkatan nilai ekspor.

PDB (produk domestik bruto) Korea pada kuartal III/2025 tumbuh sebesar 1,3% dibandingkan dengan kuartal sebelumnya berdasarkan data yang dirilis oleh Bank of Korea (BOK) pada tanggal 3 Desember 2025.

Pertumbuhan tersebut lebih tinggi 0,1 persen poin dibandingkan perkiraan sebelumnya (1,2%) dan merupakan pertumbuhan tertinggi setelah kuartal IV/2021 (1,6%).

Sektor industri manufaktur mencatatkan pertumbuhan sebesar 1,5% berkat alat transportasi, komputer, alat elektronik, dan alat optik.

Sektor layanan pun tumbuh sebesar 1,4% melalui penjualan grosir dan retail, industri perhotelan dan restoran, serta industri finansial dan asuransi.

Sektor konstruksi hanya tumbuh sebesar 0,7%, tetapi sektor pertanian, perhutanan, dan perikanan tumbuh kembali sebesar 4,6%.

Konsumsi swasta meningkat sebesar 1,3%. Selain itu, konsumsi layanan pun meningkat untuk otomotif, peralatan telekomunikasi, restoran, dan medis.

Konsumsi pemerintah pun tumbuh sebesar 1,3% untuk biaya barang dan biaya gaji untuk asuransi kesehatan.

Investasi konstruksi dan peralatan sempat melemah pada kuartal sebelumnya tetapi kembali tumbuh pada kuartal III/2025.

Ekspor meningkat sebesar 2,1% berkat sektor semikonduktor dan otomotif, sedangkan impor turut meningkat sebesar 2,0% akibat sektor peralatan dan mesin.


kgh89@korea.kr

konten yang terkait