Olahraga

2026.02.24

Kontingen Korea berfoto bersama pada Upacara Pembubaran Kontingen Korea untuk Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 yang digelar pada tanggal 22 Februari 2026 (waktu setempat) di Korea House, Milano, Italia.

Kontingen Korea berfoto bersama pada Upacara Pembubaran Kontingen Korea untuk Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 yang digelar pada tanggal 22 Februari 2026 (waktu setempat) di Korea House, Milano, Italia.



Penulis: Margareth Theresia
Foto: Komite Olahraga dan Olimpiade Korea

17 hari penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 telah berakhir melalui upacara penutupan yang digelar pada tanggal 22 Februari 2026 (waktu setempat).

Lebih dari 2.900 orang atlet dari 92 negara telah berpartisipasi dalam berbagai pertandingan yang digelar pada tanggal 6-22 Februari 2026 di Milano dan Cortina d'Ampezzo, Italia.

71 orang atlet tim nasional Korea berlaga di enam cabang olahraga dan berhasil mengumpulkan tiga emas, empat perak, dan tiga perunggu.

Sepuluh medali yang dikumpulkan Korea berhasil mengantarkan Korea menduduki posisi 13 di klasemen akhir.

Walaupun Korea tidak berhasil mencapai target untuk mencapai peringkat 10 besar, Korea berhasil mendapatkan hasil yang lebih baik dibanding Beijing 2022 (peringkat 14).

Tak hanya cabor es saja yang berhasil menyumbang medali, tetapi juga cabor salju. Cabor es berhasil mengumpulkan 2 emas, 3 perak, dan 2 perunggu, sedangkan cabor salju berhasil menyumbangkan 1 emas, 1 perak, dan 1 perunggu.


Tim nasional Korea berpose setelah berhasil meraih medali emas babak final seluncur cepat trek pendek estafet 3.000 meter putri Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 pada tanggal 18 Februari 2026 (waktu setempat) di Milano MSK-Competition Rink, Milano, Italia. Dari kiri ke kanan: Shim Sukhee, Noh Dohee, Lee Soyeon, Kim Gilli, dan Choi Minjeong.

Tim nasional Korea berpose setelah berhasil meraih medali emas babak final seluncur cepat trek pendek estafet 3.000 meter putri Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 pada tanggal 18 Februari 2026 (waktu setempat) di Milano MSK-Competition Rink, Milano, Italia. Dari kiri ke kanan: Shim Sukhee, Noh Dohee, Lee Soyeon, Kim Gilli, dan Choi Minjeong.



Seluruh medali dalam olahraga es didapatkan dari seluncur cepat trek pendek. Peraihan medali ini bahkan melebihi pencapaian Beijing 2022 (2 emas dan 3 perak).

Kim Gilli berhasil meraih perunggu dari nomor 1.000 meter putri serta medali emas dari nomor estafet 3.000 meter putri dan 1.500 meter putri. Ia bahkan terpilih sebagai MVP kontingen Korea melalui pemungutan suara para wartawan.

Choi Minjeong pun berhasil meraih perak dari nomor 1.500 meter putri dan emas dari estafet 3.000 meter putri. Perolehan medali tersebut membuatnya menjadi atlet Korea dengan medali Olimpiade terbanyak, yaitu tujuh medali.

Tim nasional putra pun berhasil meraih perak melalui nomor estafet 5.000 meter putra. Selain itu, Rim Jongun berhasil meraih perunggu di nomor 1.000 meter putra dan Hwang Daeheon meraih perak di nomor 1.500 meter putra.

Cabang olahraga salju juga berhasil menorehkan sejarah baru dalam Milano-Cortina 2026. Untuk pertama kalinya Korea mendapatkan medali ganda untuk snowboard dalam satu Olimpiade musim dingin.

Choi Gaon berhasil meraih medali emas pertama Korea di cabang olahraga salju. Ia pun berhasil menjadi pemegang medali emas termuda di nomor snowboard halfpipe putri dengan usia 17 tahun 3 bulan.

Selain itu, Kim Sangkyum berhasil meraih perak dalam nomor snowboard slalom paralel putra dan Yu Seungeun meraih perunggu dalam snowboard big air putri.


Choi Gaon (kiri) meraih medali emas pertama Korea dalam cabang olahraga emas dan Kim Gilli (kanan) terpilih sebagai MVP kontingen Korea dalam Milano-Cortina 2026.

Choi Gaon (kiri) meraih medali emas pertama Korea dalam cabang olahraga emas dan Kim Gilli (kanan) terpilih sebagai MVP kontingen Korea dalam Milano-Cortina 2026.



Walaupun tidak berhasil meraih medali, beberapa atlet Korea berhasil meraih berbagai rekor baru dalam Milano-Cortina 2026.

Cha Jun-hwan berhasil menempati peringkat empat dengan hanya terpaut 0,98 poin dari Sato Shun (Jepang) yang meraih perunggu. Pencapaian ini berhasil memecahkan rekor terbaiknya di Beijing 2022, yaitu atlet seluncur indah putra pertama Korea yang menduduki posisi kelima di Olimpiade musim dingin.

Lee Chaeun yang menempati peringkat enam di babak final snowboard halfpipe putra pun berhasil melakukan teknik triple cork 1620 pertama di dunia. Ia juga menjadi atlet Korea pertama yang berhasil masuk ke babak final nomor tersebut.


Won Yunjong (kiri) dan Jogana Taliharm (Estonia) berfoto bersama setelah terpilih sebagai anggota Komisi Atlet Komite Olimpiade Internasional pada tanggal 19 Februari 2026 (waktu setempat) di Kampung Atlet Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026, Italia. (Komite Olahraga dan Olimpiade Korea)

Won Yunjong (kiri) dan Jogana Taliharm (Estonia) berfoto bersama setelah terpilih sebagai anggota Komisi Atlet Komite Olimpiade Internasional pada tanggal 19 Februari 2026 (waktu setempat) di Kampung Atlet Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026, Italia. (Komite Olahraga dan Olimpiade Korea)



Korea pun berhasil meraih pencapaian lain di bidang diplomasi olahraga.

Kim Jae Youl yang saat ini merupakan Presiden ISU (Uni Seluncur Internasional), akan berperan besar dalam menentukan keputusan dalam IOC (Komite Olimpiade Internasional) setelah terpilih sebagai anggota Dewan Eksekutif IOC.

Selain itu, Won Yunjong juga terpilih sebagai anggota Komisi Atlet IOC untuk periode 8 tahun. Ia adalah atlet bobsled Asia pertama yang berhasil mendapatkan medali di ajang Olimpiade, yaitu pada Olimpiade PyeongChang 2018.

Olimpiade Musim Dingin berikutnya akan diadakan pada tahun 2030 di area Pegunungan Alpen Prancis.


margareth@korea.kr

konten yang terkait