Pendapatan rumah tangga dengan satu anggota atau lebih pada kuartal I tahun ini tercatat sebesar 5,48 juta won, naik 2,4% dibandingkan tahun sebelumnya (YoY). Foto di atas menunjukkan seorang konsumen yang sedang melihat berbagai produk makanan seperti ramyeon di sebuah minimarket di Jongno-gu, Seoul, pada tanggal 29 Mei 2026.
Penulis: Aisylu Akhmetzianova
Foto: Aisylu Akhmetzianova
Pendapatan rumah tangga dengan satu anggota atau lebih pada kuartal I tahun ini tercatat sebesar 5,48 juta won, naik 2,4% dibandingkan tahun sebelumnya (YoY).
Menurut
Survei Tren Rumah Tangga Kuartal I 2026 yang dirilis Direktorat Jenderal Data dan Statistik pada tanggal 28 Mei 2026, rata-rata pendapatan bulanan per rumah tangga pada kuartal I mencapai 5,48 juta won atau meningkat 2,4% YoY. Jika memperhitungkan inflasi sebesar 2,1%, pendapatan riil tercatat naik 0,4%.
Pendapatan upah tercatat sebesar 3,42 juta won atau naik 0,3%, pendapatan usaha sebesar 925 ribu won atau naik 2,6%, pendapatan aset sebesar 66 ribu won atau naik 9,1%, pendapatan transfer sebesar 964 ribu won atau naik 9,7%, serta pendapatan nonreguler sebesar 104 ribu won atau naik 5,8%.
Sementara itu, rata-rata pengeluaran konsumsi bulanan per rumah tangga pada kuartal I mencapai 3,10 juta won atau meningkat 5,3% YoY.
Pengeluaran meningkat pada sektor transportasi dan logistik (12,1%), kesehatan (10,4%), makanan dan akomodasi (5,1%), serta hiburan dan budaya (12%). Sebaliknya, pengeluaran pada sektor pendidikan (-2,9%) serta alkohol dan rokok (-2,8%) mengalami penurunan.
Pengeluaran nonkonsumsi juga naik 1,2% menjadi 1,13 juta won. Secara rinci, kenaikan terjadi pada biaya bunga (6,6%) dan asuransi sosial (2,8%).
Berdasarkan kelompok pendapatan, rata-rata pendapatan bulanan rumah tangga kuintil pertama atau 20% kelompok berpenghasilan terendah mencapai 1,17 juta won atau naik 2,7%. Sementara itu, kuintil kelima atau 20% kelompok berpenghasilan tertinggi mencatat pendapatan bulanan rata-rata sebesar 12,37 juta won atau meningkat 4,2%.
aisylu@korea.kr