Wartawan Kehormatan

2026.10.27

Membaca artikel ini dalam bahasa yang lain
  • 한국어
  • English
  • 日本語
  • 中文
  • العربية
  • Español
  • Français
  • Deutsch
  • Pусский
  • Tiếng Việt
  • Indonesian

Penulis: Wartawan Kehormatan Maulia Resta Mardaningtias dari Indonesia
Foto: Maulia Resta Mardaningtias

Pada Jumat (23/10/2026), Kementerian Kebudayaan, Pariwisata, dan Olahraga Korea bersama Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia serta Korean Cultural Center Indonesia (KCCI) sukses memperkenalkan pertunjukan komedi seni bela diri nonverbal Korea bertajuk JUMP kepada masyarakat Indonesia.

Pertunjukan ini diselenggarakan selama dua hari hingga Sabtu (24/10/2026) di Teater Ciputra Artpreneur, Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, penulis berpartisipasi dan menyaksikan langsung pertunjukkan pada kedua hari pelaksanaannya.

Potret penulis berpose di depan latar foto bertema JUMP yang dihiasi ilustrasi karakter-karakter pertunjukan saat menghadiri pertunjukan komedi seni bela diri nonverbal Korea, JUMP, pada Jumat (23/10/2026) di Teater Ciputra Artpreneur, Jakarta.

Potret penulis berpose di depan latar foto bertema JUMP yang dihiasi ilustrasi karakter-karakter pertunjukan saat menghadiri pertunjukan komedi seni bela diri nonverbal Korea, JUMP, pada Jumat (23/10/2026) di Teater Ciputra Artpreneur, Jakarta.


JUMP merupakan pertunjukan komedi nonverbal yang memadukan seni bela diri tradisional Korea, seperti taekwondo dan taekkyeon, dengan keterampilan akrobatik yang memukau.

Tanpa menggunakan dialog, pertunjukan ini memungkinkan penonton dari berbagai latar belakang dan kewarganegaraan untuk memahami alur cerita tanpa memerlukan penerjemah maupun takarir.

Perpaduan antara unsur tradisional dan modern yang dibalut dengan komedi serta interaksi yang kuat dengan penonton menjadikan JUMP sebagai salah satu bentuk kreativitas budaya Korea yang layak diperkenalkan kepada dunia.

Potret berbagai hanbok berwarna-warni yang tersedia untuk pengunjung di stan KCCI pada pertunjukan komedi seni bela diri nonverbal Korea, JUMP, pada Jumat (23/10/2026) di Teater Ciputra Artpreneur, Jakarta.

Potret berbagai hanbok berwarna-warni yang tersedia untuk pengunjung di stan KCCI pada pertunjukan komedi seni bela diri nonverbal Korea, JUMP, pada Jumat (23/10/2026) di Teater Ciputra Artpreneur, Jakarta.


Sembari menunggu waktu pertunjukkan dimulai, para pengunjung dapat menikmati berbagai aktivitas yang tersedia di area depan teater seusai menukarkan tiket.

Terdapat stan KCCI yang menawarkan kesempatan untuk mencoba hanbok dan memainkan permainan tradisional hingga acara ragam Korea. Selain itu, pengunjung juga dapat berfoto di latar foto bertema JUMP yang dihiasi ilustrasi karakter-karakter pertunjukan yang menggemaskan.

Permainan Tong Bajak Laut yang kerap muncul dalam berbagai acara ragam Korea dapat dimainkan oleh pengunjung di stan KCCI pada pertunjukan komedi seni bela diri nonverbal Korea, JUMP, pada Jumat (23/10/2026) di Teater Ciputra Artpreneur, Jakarta.

Permainan Tong Bajak Laut yang kerap muncul dalam berbagai acara ragam Korea dapat dimainkan oleh pengunjung di stan KCCI pada pertunjukan komedi seni bela diri nonverbal Korea, JUMP, pada Jumat (23/10/2026) di Teater Ciputra Artpreneur, Jakarta.


Cerita yang diangkat dalam JUMP berpusat pada sebuah keluarga yang terdiri atas seorang kakek, ayah, ibu, paman, anak perempuan, dan calon menantu laki-laki.

Seluruh anggota keluarga tersebut memiliki kemampuan bela diri yang luar biasa dengan karakteristik yang berbeda-beda. Namun, keseharian mereka yang unik berubah ketika dua pencuri ceroboh memasuki rumah mereka.

Pertunjukan diawali dengan kemunculan sang kakek dari area belakang tempat duduk penonton. Ia berkeliling ruang teater seolah sedang menyambut tamu yang datang ke rumahnya, dan membagikan permen kepada beberapa penonton yang duduk di dekatnya.

Interaksi sederhana ini langsung menciptakan suasana hangat dan membuat penonton semakin antusias menantikan jalannya pertunjukan.

Para pemain melakukan pose penutup setelah pertunjukan komedi seni bela diri nonverbal Korea, JUMP, pada Sabtu (24/10/2026) di Teater Ciputra Artpreneur, Jakarta.

Para pemain melakukan pose penutup setelah pertunjukan komedi seni bela diri nonverbal Korea, JUMP, pada Sabtu (24/10/2026) di Teater Ciputra Artpreneur, Jakarta.


Pertunjukan JUMP terdiri atas empat adegan utama yang saling terhubung dalam alur cerita sebuah keluarga ahli bela diri. Adegan pertama memperkenalkan seorang pria kutu buku yang datang berkunjung dan langsung jatuh cinta pada sang anak perempuan.

Selanjutnya, adegan kedua menampilkan sesi latihan bela diri keluarga yang sekaligus menjadi ajang untuk menguji kemampuan calon menantu mereka.

Pada bagian ini, sang kakek yang belum merasa puas berusaha mencari guru baru yang mampu mengalahkan seluruh anggota keluarga. Suasana semakin meriah ketika sang kakek dan paman secara bergantian mengajak dua orang penonton naik ke atas panggung.

Tingkah jenaka para pemain yang dipadukan dengan improvisasi spontan para penonton sukses mengundang gelak tawa di seluruh ruangan dan menjadi salah satu momen paling menghibur dalam pertunjukan.

Suasana tepuk tangan meriah dari penonton menghiasi teater setelah pertunjukan komedi seni bela diri nonverbal Korea, JUMP, berakhir pada Sabtu (24/10/2026) di Teater Ciputra Artpreneur, Jakarta.

Suasana tepuk tangan meriah dari penonton menghiasi teater setelah pertunjukan komedi seni bela diri nonverbal Korea, JUMP, berakhir pada Sabtu (24/10/2026) di Teater Ciputra Artpreneur, Jakarta.


Memasuki adegan ketiga, cerita beralih pada hubungan asmara antara sang anak perempuan dan pria kutu buku tersebut, sekaligus menampilkan dinamika rumah tangga antara ayah dan ibu. Tanpa sepatah kata pun, para pemain berhasil menyampaikan emosi dan jalan cerita dengan jelas melalui ekspresi wajah, gerak tubuh, serta efek suara yang unik. Berbagai situasi komedi yang ditampilkan pun terus mengundang tawa penonton sepanjang adegan.

Puncak hiburan hadir pada adegan terakhir saat dua pencuri memasuki rumah keluarga tersebut. Kehadiran mereka diiringi musik latar yang membangun rasa penasaran dan ketegangan.

Pada bagian ini, tata cahaya menjadi salah satu elemen yang paling menonjol. Sorot lampu senter para pencuri yang menembus gelapnya panggung secara acak berhasil menciptakan suasana menegangkan layaknya film perampokan, tetapi tetap dibalut dengan komedi fisik yang jenaka dan menghibur.

Potret para pengunjung berfoto bersama para pemain seusai pertunjukan komedi seni bela diri nonverbal Korea, JUMP, pada Jum’at (23/10/2026) di Teater Ciputra Artpreneur, Jakarta.

Potret para pengunjung berfoto bersama para pemain seusai pertunjukan komedi seni bela diri nonverbal Korea, JUMP, pada Jum’at (23/10/2026) di Teater Ciputra Artpreneur, Jakarta.


Selama kurang lebih 80 menit pertunjukan berlangsung, JUMP menyuguhkan pilihan musik latar yang sangat mendukung setiap adegan. Pergantian suasana, mulai dari komedi, romansa, hingga aksi, terasa semakin hidup berkat penggunaan musik yang tepat.

Meskipun menggunakan tata panggung yang relatif sederhana, pemanfaatan efek pencahayaan yang kreatif juga membuat setiap adegan tampil menarik dan memukau.

Kombinasi antara seni bela diri, akrobatik, komedi, musik, serta interaksi dengan penonton menjadikan JUMP sebagai pertunjukan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperlihatkan kreativitas seni pertunjukan Korea yang dapat dinikmati oleh siapa saja tanpa batas bahasa.

261027_JUMP_7

Potret gantungan kunci berilustrasi karakter-karakter JUMP yang dapat diperoleh oleh para penonton dengan mengisi survei kepuasan seusai pertunjukan komedi seni bela diri nonverbal Korea, JUMP, pada Jumat (23/10/2026) dan Sabtu (24/10/2026) di Teater Ciputra Artpreneur, Jakarta.



margareth@korea.kr

*Artikel ini ditulis oleh Wartawan Kehormatan Korea.net. Program Wartawan Kehormatan dijalankan oleh Korea.net di bawah Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata. Para anggotanya merupakan sukarelawan yang memperkenalkan berbagai hal tentang Korea kepada dunia dengan berperan sebagai jembatan budaya.

konten yang terkait